Breaking News:

Kasus Suap Pajak

Isyaratkan Bakal Ada Tersangka Lain di Kasus Suap Pajak, Ketua KPK: Pertunjukan Belum Tuntas

Firli memastikan penetapan enam orang sebagai tersangka terkait kasus suap pajak, bukanlah yang terakhir.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak (2016-2019) Angin Prayitno Aji mengenakan rompi tahanan, usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta Selatan, Selasa (4/5/2021). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membuka peluang menjerat pihak lain, dalam kasus suap pajak yang melibatkan Angin Prayitno Aji, Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Direktorat Jenderal Pajak periode 2016-2019.

Dalam kasus dugaan suap pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 di Ditjen Pajak Kementerian Keuangan ini, KPK baru menjerat enam tersangka, termasuk Angin.

Firli memastikan penetapan enam orang sebagai tersangka terkait kasus suap pajak, bukanlah yang terakhir.

Baca juga: Angin Prayitno Aji dan 5 Orang Lainnya Jadi Tersangka Kasus Suap Pajak, Teriam Uang dari Tiga PT

Sejumlah nama dan pihak lain yang diduga terlibat, baik itu menghalang-halangi penyidikan dan menghilangkan barang bukti, bakal dikejar.

"Ini bukan panggung terakhir, pertunjukannya belum tuntas," ucap Firli saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (4/5/2021).

"Ini baru awal daripada apa yang sudah ditemukan oleh penyidik," tambahnya.

Baca juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 RI 4 Mei 2021: Suntikan Pertama 12.672.864, Dosis Kedua 7.981.055 Orang

Firli menegaskan, KPK akan menggali keterangan keenam tersangka guna mencari pihak lain yang terlibat.

"Dari masing-masing tersangka tentu kita akan gali dan sudah kita temukan perbuatannya."

"Bukti-bukti yang didapat, sehingga kita meyakini bahwa betul para tersangka ini adalah pelaku tindak pidana korupsi," tuturnya.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 4 Mei 2021: Pasien Baru Tambah 4.369, 5.658 Sembuh, 188 Meninggal

KPK menetapkan Angin Prayitno Aji sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017, pada Direktorat Jenderal Pajak.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved