Breaking News:

Partai Politik

Gugatan Soal AD/ART Partai Demokrat Digugurkan PN Jakpus, Kubu Moeldoko: Ini Baru Latihan Pemanasan

Gugatan kubu Moeldoko digugurkan, lantaran mereka selaku pengguggat maupun pihak yang mewakilkan, tak pernah hadir tiga kali berturut-turut di persida

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews.com
Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel The Hill, Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versis KLB Sumut. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menggugurkan permohonan kubu Moeldoko, yang menggugat AD/ART Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono.

Gugatan kubu Moeldoko digugurkan, lantaran mereka selaku pengguggat maupun pihak yang mewakilkan, tak pernah hadir tiga kali berturut-turut di persidangan.

Padahal, PN Jakarta Pusat sudah secara patut memanggil penggugat agar hadir.

Baca juga: DAFTAR Terbaru Zona Merah Covid-19 di Indonesia: Menyusut Jadi 14, Jateng dan Jabar Kembali Muncul

"Menyatakan gugatan para penggugat tersebut gugur."

"Menghukum para penggugat untuk membayar biaya perkara sejumlah, nanti akan disebutkan," ucap ketua majelis hakim Saifuddin Zuhri di persidangan, Selasa (4/5/2021).

Alasan ketidakhadiran para penggugat juga disebut bukan terjadi karena suatu halangan yang sah. Sehingga, berkenaan dengan itu, gugatan penggugat harus dinyatakan gugur.

Baca juga: Mahfud MD Ungkap Ada 417 Orang dan 99 Organisasi di Indonesia Masuk DTTOT, Termasuk KKB Papua

"Menimbang bahwa oleh karena ternyata kehadiran penggugat para peserta tersebut bukan dikarenakan oleh suatu hal halangan yang sah, maka gugatan penggugat harus dinyatakan gugur," tutur hakim.

Partai Demokrat versi KLB Sibolangit melayangkan gugatanAD/ART Partai Demokrat. Gugatan ini dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Pihak pemohonnya antara lain Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat kubu Moeldoko, La Moane Sabara, Jefri Prananda (Ketua DPC Konawe Utara), Laode Abdul Gamal (Ketua DPC Muna Barat), Muliadin Salemba (Ketua DPC Buton Utara), dan Ajrin Duwila.

Baca juga: Dikabarkan Tak Lolos Asesmen Tes Wawasan Kebangsaan, Novel Baswedan: Kalau Benar, Saya Terkejut

Sedangkan pihak tergugat adalah DPP Partai Demokrat periode 2020-2025 (tergugat I) dan DPP Partai Demokrat periode 2015-2020 (tergugat II). Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly menjadi pihak yang turut digugat.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved