Breaking News:

Kasus Rizieq Shihab

Epidemiolog UI Bilang MER-C Tak Berhak Melakukan Tes Swab kepada Rizieq Shihab

Menjawab pertanyaan majelis hakim, Tri Yunis menyinggung status MER-C yang merupakan organisasi perkumpulan relawan-relawan tenaga kesehatan.

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews.com
Tri Yunis Miko Wahyono, epidemiolog dari Universitas Indonesia mengatakan, tenaga medis yang diperbolehkan melakukan swab test adalah mereka yang berada di fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk pemerintah. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Tri Yunis Miko Wahyono, epidemiolog dari Universitas Indonesia mengatakan, Medical Emergency Rescue-Committee (MER-C) tidak memiliki kapasitas melakukan tes swab kepada Rizieq Shihab.

Hal itu disampaikan Tri Yunis saat dihadirkan sebagai ahli oleh jaksa penuntut umum (JPU), dalam sidang lanjutan perkara kasus hasil test swab palsu Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Rabu (5/5/2021).

Mulanya, majelis hakim PN Jakarta Timur bertanya kepada Tri Yunis terkait pihak apa saja yang berwenang melakukan swab test PCR, termasuk MER-C.

Baca juga: MK Putuskan KPK Tak Perlu Izin Dewan Pengawas untuk Menyadap, Menggeledah, dan Menyita

"MER-C itu organisasi, berhak tidak melakukan swab test?" Tanya hakim kepada Tri Yunis.

Menjawab pertanyaan majelis hakim, Tri Yunis menyinggung status MER-C yang merupakan organisasi perkumpulan relawan-relawan tenaga kesehatan.

"Kalau organisasi, tidak (memiliki hak)," jawab Tri Yunis.

Baca juga: Hakim MK Singgung Sikap Jokowi Tak Teken UU KPK Hasil Revisi tapi Gesit Sahkan Peraturan Pelaksana

Kata Tri, tenaga medis yang diperbolehkan melakukan swab test adalah mereka yang berada di fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk pemerintah.

Tak hanya MER-C, kata Tri Yunis, Satgas Covid-19 juga tidak berhak melakukan swab test kepada Rizieq Shihab.

"Jadi kalau Satgas Covid-19 akan memerintahkan Dinas kesehatan."

Baca juga: Satu Hakim MK Nilai Pembentukan UU KPK Punya Masalah Konstitusionalitas dan Moralitas Cukup Serius

"Jadi nanti dinas akan menunjuk petugas-petugas kesehatan yang bisa memeriksa atau mengambil swab," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved