Breaking News:

Eks Pansel KPK Yenti Ganarsih Sebut Alih Status Pegawai KPK Jadi ASN Wajar Karena Pakai APBN

Eks Pansel KPK Yenti Garnasih menyebut alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak masalah.

Warta Kota/Henry Lopulalan
Eks Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel KPK) Yenti Ganarsih (tengah) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan sebanyak 75 pegawai tidak memenuhi syarat untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN). 

Hal ini terjadi setelah melakukan asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka pengalihan status pegawai KPK menjadi ASN oleh Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI).

Eks Pansel KPK Yenti Garnasih menyebut alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak masalah.

Yenti menyebut dengan dijadikan pegawai KPK menjadi ASN akan membuat sistem lebih tertata.

“KPK ini kan berdiri sendiri ya, lembaga mandiri yang di bawah presiden, tetapi kan anggarannya dari negara kan. Jadi menurut saya sebetulnya sistem penggajiannya itu diatur oleh negara. Nah dengan sendirinya statusnya harusnya sama. Kalau saya sih Gapapa ASN gitu loh,” kata Yenti kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Pakar Pidana Pencucian Uang (TPPU)  ini membandingkan bila pegawai KPK yang jadi ASN maka tak ada bedanya dengan penyidik Kejaksaan Agung yang juga ASN.

Ia justru menyinggung kinerja penyidik Kejagung mengungkap lebih banyak kasus dan menyelamatkan uang negara.

Baca juga: VIDEO Polda Metro Amankan Mitsubishi Pajero Milik Jenderal Tentara Kekaisaran Sunda Nusantara

Baca juga: VIDEO Dulu Galak Usir Jemaah Masjid Bermasker, Kini Nawir Tertunduk Malu

Baca juga: VIDEO Beroperasi saat Bulan Ramadan, Lokalisasi Gang Royal di Penjaringan Dibongkar Satpol PP

“Apa sih bedanya penyidik KPK dan penyidik kejaksaan Agung, sama kok kerjanya. Malah kerjanya lebih banyak Kejagung berapa triliun, KPK hanya 300 miliar,” tuturnay.

Yenti juga menganggap keberadaan Wadah Pegawai (WP) KPK tak jelas. Oleh karena itu, akan lebih tersistem bila para pegawai menjadi ASN.

Dikatakannya, jika pegawai KPK menjadi ASN, akan ada suatu sistem kepegawaian yang sama

Halaman
12
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved