Breaking News:

Mudik Lebaran

Cegah Mudik Lebaran, 350 Personel Gabungan Jaga Tujuh Cek Poin & Penyekatan Kota Bekasi

Cegah Mudik Lebaran, Tiga Pilar Bekasi Sebar 350 Personel Gabungan untuk Berjaga di Tujuh Cek Poin dan Penyekatan Kota Bekasi. Berikut Selengkapnya

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Dalam Apel Gabungan Operasi Ketupat 2021 di Stadion Chandrabaga, Kota Bekasi pada Rabu (5/5/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Cegah warga mudik selama masa larangan, jajaran tiga pilar, yakni Pemkot Bekasi, Polres Metro Bekasi Kota dan Kodim 0507/Bekasi berkolaborasi.

Mereka akan melakukan penyekatan di tujuh titik perbatasan Kota Bekasi selama masa larangan mudik lebaran, 6-17 Mei 2021.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kepada para aparat dalam apel Operasi Ketupat Jaya 2021.

Dirinya menjelaskan telah menyiapkan sebanyak 350 personel gabungan dari unsur tiga pilar untuk menghalau pemudik yang melewati wilayahnya.

"Kami siapkan 350 personel gabungan anggotanya dari unsur pemkot, polres dan kodim," ungkap Rahmat di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Rabu (5/6/2021).

Rahmat mengatakan terdapat setidaknya terdapat tujuh pos penyekatan yang akan dikawal di Kota Bekasi, dua di antaranya adalah Gerbang Tol Bekasi Barat dan Timur.

"Jadi kita ada pospam di pintu tol Bekasi Barat dan pintu tol Bekasi Timur ini adalah tujuannya untuk melakukan penyekatan terhadap masyarakat yang akan melaksanakan mudik," katanya.

Baca juga: Bedah Foto Jokowi Tinjau Para Ibu Tanam Padi Sendirian, Roy Suryo : Bocor di Belakang

Anggota yang berjaga di dua pos pantau tersebut nantinya akan menanyakan sopir kendaraan mengenai lokasi tujuan beserta kepentingan mobilisasi.

Pasalnya, mereka yang hanya mengarah ke Kabupaten Bekasi masih diperbolehkan lantaran tergolong sebagai wilayah aglomerasi.

Baca juga: Kasus Editan Foto Bocor Juga Pernah Terjadi, Roy Suryo Sebut Ada Penampakan Dalam Rapat Jokowi

Namun bagi mereka yang membawa penumpang banyak dan hendak mengarah ke luar wilayah Jabodetabek, akan diputar balik kembali ke tempat asalnya.

"Cek point ini sifatnya pengecekan, kemudian kita ngecek apakah prokes nya berjalan atau tidak. Kemudian juga ada putaran balik, kita akan balikan dia (pemudik) apabila akan pulang untuk melaksanakan mudik. Jadi yang arah Cikampek akan kita balikan tetap di Bekasi," tegas Rahmat.

Pos pantau akan dijaga oleh personel gabungan dari tanggal 6-17 Mei selama 1×24 jam dengan sistem pergantian jam operasi bagi setiap personel. (abs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved