Breaking News:

VIDEO Ibu yang Tega Gugurkan Janinya yang Telah Berusia 6 Bulan Ditangkap Polisi

Seorang wanita berinisial SI (27) tega mengugurkan janinnya yang telah berusia 6 bulan dan membuang ke tempat sampah.

Wartakotalive.com/Rizki Amana
Polres Tangerang mengungkap kasus penemuan janin bayi di tempat sampah. Pelakunya seorang wanita berinisial SI (27) diamankan polisi. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rizki Amana

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Seorang wanita berinisial SI (27) tega mengugurkan janinnya yang telah berusia 6 bulan dan membuang ke tempat sampah yang ada di sebuah pusat perbelanjaan kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang

Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin mengatakan peristiwa pembuangan janin yang telah berusia 6 bulan itu didapati pihaknya pada 27 April 2021 lalu. 

"Tanggal 27 April (2021) lalu di salah satu pusat perbelanjaan wilayah Polres Tangsel ditemukan mayat bayi di dalam tempat sampah dalam kantong kresek hitam. Kemudian saat dilakukan olah TKP penyidik dapat menyimpulkan dan menemukan tersangkanya," kata Iman saat merilis kasus tersebut di Mapolres Tangsel, Serpong, Selasa (4/5/2021).

Iman menuturkan awal mula terungkapnya pembuangan janin tersebut usai seorang karyawan pusat perbelanjaan sedang bersiap membuang sejumlah sampah yang ada. 

Baca juga: Wanita Muda Gugurkan Janin 6 Bulan, Dibuang di Tempat Sampah di Pusat Perbelanjaan Tangerang

Baca juga: HEBOH, Ratusan Warga Satu RW di Tangerang Terpapar Covid-19, Akses Keluar-masuk Kampung Ditutup

Kemudian, seorang karyawan itu mengcurigai kantong plastik hitam yang ada pada sejumlah sampah di lokasi tersebut. 

Benar saja, sekantong plastik hitam tersebut berisikan janin jenis perempuan yang telah berusia 6 bulan. 

"Bayinya dimasukkan ke dalam kantong kresek lalu kemudian dibuang ke tempat sampah. Lalu selanjutnya telah dilakukan penangkapan terhadap seorang penangkapan yang diduga telah melakukan tindak pidana menggugurkan kandungannya dan membuang bayinya," katanya. 

Baca juga: Akibat Larangan Mudik Pemkot Tangerang Wajibkan SIKM bagi Masyarakat yang Keluar Kota

Iman menjelaskan pembuangan janin dilakukan pelaku dengan meminum obat penggugur kandungan yang dipesannya melalui online shop.

Kata Iman, pelaku tega menggugurkan akndungan tersebut karena alasan ekonomi. 

Adapun saat ini pelaku diancam Pasal 341, 342, 346 KUHP Pidana akibat perbuatannya. 

"Saat ini tersangka telah dilakukan penahanan oleh penyidik terhadap yang bersangkutan dikenakan Pasal 341, 342, dan 346 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara," pungkasnya. (m23) 

Penulis: Rizki Amana
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved