Breaking News:

Kriminaliotas

Tega, Ibu Muda Minum Obat Penggugur Kandungan, Gugurkan Buah Hatinya dan Dibuang ke Tempat Sampah

Tega, Ibu Muda di Kabupaten Tangerang Minum Obat Penggugur Kandungan, Gugurkan Buah Hatinya dan Dibuang ke Tempat Sampah

Warta Kota
Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin menunjukkan sejumlah barang bukti terkait pengguguran janin di Mapolres Tangsel pada Selasa (4/5/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Seorang wanita berinisial SI (27) tega aborsi janinnya seorang diri.

Perempuan muda itu minum obat pengugur janin dan membuang buah hatinya yang berusia enam bulan ke tempat sampah di kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. 

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Iman Imanuddin mengungkapkan peristiwa itu terungkap setelah seorang karyawan pusat perbelanjaan menemukan janin pada 27 April 2021 lalu. 

Ketika itu, seorang karyawan itu mencurigai sebuah kantong plastik hitam yang tergeletak di penampungan sampah. 

Penasaran, karyawan itu kemudian membuka kantong plastik dan mendapati janin berjenis kelamin perempuan tergeletak di dalamnya. 

"Tanggal 27 April (2021) lalu di salah satu pusat perbelanjaan wilayah Polres Tangsel ditemukan mayat bayi di dalam tempat sampah dalam kantong kresek hitam. Kemudian saat dilakukan olah TKP penyidik dapat menyimpulkan dan menemukan tersangkanya," kata Iman saat merilis kasus tersebut di Mapolres Tangsel, Serpong, Selasa (4/5/2021).

"Bayinya dimasukkan ke dalam kantong kresek lalu kemudian dibuang ke tempat sampah. Lalu selanjutnya telah dilakukan penangkapan terhadap seorang penangkapan yang diduga telah melakukan tindak pidana menggugurkan kandungannya dan membuang bayinya," katanya. 

Baca juga: Disidak Mayjen Dudung, Anies Baswedan dan Irjen Fadil Imran, Pasar Tanah Abang kini Mulai Kondusif

Baca juga: Kasus Editan Foto Bocor Juga Pernah Terjadi, Roy Suryo Sebut Ada Penampakan Dalam Rapat Jokowi

Baca juga: Bedah Foto Jokowi Tinjau Para Ibu Tanam Padi Sendirian, Roy Suryo : Bocor di Belakang

Baca juga: Beda Narasi Ketika Musrenbangnas Desember 2019, Jokowi Kini Sebut Pandemi Ubah Rencana Pembangunan

Iman menjelaskan pembuangan janin dilakukan pelaku dengan meminum obat penggugur kandungan yang dipesannya melalui online shop.

Kata Iman, pelaku tega menggugurkan kandungan tersebut karena alasan ekonomi. 

Adapun saat ini pelaku diancam Pasal 341, 342 dan 346 KUHP tentang aborsi dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.  

"Saat ini tersangka telah dilakukan penahanan oleh penyidik terhadap yang bersangkutan dikenakan Pasal 341, 342, dan 346 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara," jelasnya. (m23)

Penulis: Rizki Amana
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved