Breaking News:

Lebaran 2021

Pelni Siapkan 26 Armada Kapal Penumpang di Seluruh Indonesia dengan Syarat Tertentu Jelang Lebaran

Pelni menyiapkan 26 armada kapal dan 45 trayek kapal perintis di seluruh Indonesia dalam rangka menyambut Lebaran 2021 dengan syarat tertentu.

WARTA KOTA/BINTANG PRADEWO
Pelni menyiapkan 26 armada kapal dan 45 trayek kapal perintis di seluruh Indonesia dalam rangka menyambut Lebaran 2021 dengan syarat tertentu. Foto ilustrasi: Para pemudik yang menggunakan Kapal KM Dobonsolo tiba di Terminal Penumpang Pelni Nusantara Pura, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (1/7/2017) pagi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Meskipun pemerintah gencar melakukan sosialisasi larangan mudik Lebaran 2021, di sisi lain pemerintah juga melakukan langkah-langkah antisipasi.

Salah satunya, dengan menyiapkan armada kapal penumpang untuk para pemudik ke seluruh Indonesia.

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni menyiapkan 26 armada kapal dan 45 trayek kapal perintis di seluruh Indonesia dalam rangka menyambut Lebaran 2021 dengan syarat tertentu.

Video: Stasiun Tanah Abang Ditutup, Penumpang Melonjak di Stasiun Palmerah 

Pjs. Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni, Opik Taupik mengatakan, kapal yang disiagakan tersebut diprioritaskan untuk mengangkut barang logistik, obat-obatan, peralatan medis, dan barang esensial yang dibutuhkan di daerah.

"Dari Sabang sampai Merauke kita siapkan dan protokol kesehatan tetap kami jalankan, kapal kami semprot disinfektan secara rutin," ujar Pjs. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Opik Taupik, di Jakarta, Senin (3/5/2021).

Opik mengatakan, kapal muatan besar yang disiagakan bisa diisi penumpang dengan sejumlah ketentuan dan pengecualian.

Baca juga: Sempat Bikin Gaduh, Kang Dede Minta Maaf kepada KH Cholil Nafis,sebut Kajian di Pelni Tetap Berjalan

Baca juga: Mustofa Minta Kajian Ramadan di Pelni Lanjut, Usulkan Guntur Romli dan Yusuf Dum-dum Jadi Penceramah

Adapun penumpang transportasi untuk pelayaran perintis, pemulangan ABK WNI pada kapal asing, penumpang dengan kepentingan keluarga yang sakit, meninggal, atau bersalin, dan penumpang rutin terbatas dalam satu kecamatan, satu kabupaten, dan atau satu provinsi dengan persyaratan pelayaran antar pulau wilayah tersebut.

Penumpang yang dikecualikan harus memenuhi syarat seperti memiliki surat izin perjalanan atau surat izin keluar/masuk (SIKM), surat keterangan lurah setempat jika ada keluarga meninggal atau bersalin, atau surat izin dari atasan di kantor.

Ia menyebut, Ketentuan itu berdasarkan Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved