Breaking News:

Larangan Mudik

Larangan Mudik Lebaran, Dishub Kota Tangsel Berlakukan SIKM Bagi Kendaraan dari Luar Jabodetabek

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bakal mendirikan posko penyekatan sebagai penerapan dari kebijakan Larangan Mudik Lebaran 2021.

Warta Kota/Rizki Amana
Bus-bus AKAP mangkal di Terminal Bayangan Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, dampak dari larangan mudik Lebaran dari pemerintah. Pemkot Tangsel dan Pemkot Tangerang resmi akan membentuk posko penyekatan pada H-7. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bakal mendirikan posko penyekatan sebagai penerapan dari kebijakan Larangan Mudik Lebaran 2021.

Kepala Bidang Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangsel, Ika mengatakan terdapat 6 posko penyekatan yang akan didirikan pihaknya bersama TNI dan Polri. 

Menurutnya, enam posko tersebut didirikan sejumlah lokasi perbatasan Kota Tangsel dengan wilayah kota dan kabupaten lainnya.

"Penyekatan secara nasional yang saya bilang ada dua lokasi itu di Puspiptek dan di Bitung, kalau di Tangselnya sendiri ada lima titik penyekatannya terutama di perbatasan Tangsel dan Gading Serpong, perempatan Muncul, perempatan Viktor, di Po Bus Kramat Jati yang ada di Jalan RE. Martadinata, dan di Bintaro," kata Ika saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: 20 Akses Perahu Eretan di Pebayuran akan Ditutup Sementara terkait Larangan Mudik Lebaran

Baca juga: Selama Larangan Mudik, Hanya Dua Terminal Ini yang Layani Bus AKAP dengan Stiker Khusus Perjalanan

Ika menuturkan, posko penyekatan tersebut bakal berlangsung padq H-7 jelang perayaan Hari Raya Lebaran 2021.

Menurutnya, para petugas yang berjaga bakal melakukan pengawasan pada protokol kesehatan (Prokes) covid-19 bagi para pengguna jalan. 

"Kalau di dua titik perbatasan itu jelas akan diberhentikan Muncul dan Bitung, lalu yang di dalam Kota Tangsel sendiri salah satunya kita akan memberhentikan terutama sekali mengingatkan untuk protokoler kesehatannya," jelasnya. 

Kendati didirikannya posko penyekatan, pihaknya masih melakukan pelonggaran bagi kendaraan yang berasal dari kawasan Jabodetabek

Menurutnya, hal tersebut diperbilehkan dalam operasional Bus Antar Kota, Antar Provinsi (AKAP) berjurusan kawasan Jabodetabek

"Sebetulnya di tanggal 6 sampai 17 (Mei 2021). tidak ada angkutan AKAP. Kalau di Tangsel ada aglomerasi, kalo Jabodetabek mungkin masih bisa untuk berpegian didalam kota, misalnya dari Bekasi mau ke Tangsel bisa," jelasnya. 

Halaman
12
Penulis: Rizki Amana
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved