Breaking News:

Virus corona di India

Krisis Covid-19 India Tak Kunjung Reda, Pemda New Delhi Minta Bantuan Militer

Rumah sakit di New Delhi saat ini sedang dalam situasi krisis, karena tempat tidur untuk perawatan intensif terisi penuh dan stok oksigen habis

Editor: Bambang Putranto
Money SHARMA / AFP
Kerabat melakukan ritual terakhir seorang korban yang meninggal karena virus Corona Covid-19 di tempat kremasi di New Delhi pada 26 April 2021. 

Wartakotalive.com - Pemerintah daerah ibu kota India, New Delhi, telah meminta bantuan dari tentara negara itu untuk membantu menangani gelombang kedua kasus virus corona (Covid-19).

Rumah sakit di New Delhi saat ini sedang dalam situasi krisis, karena tempat tidur untuk perawatan intensif terisi penuh dan stok oksigen medis pun telah habis.

Pemerintah kota itu berharap tentara membuka rumah sakit militer dan menjalankan fasilitas perawatan serta unit perawatan intensif untuk pasien Covid-19.

Dikutip dari laman BBC, Selasa (4/5/2021), di seluruh India, total jumlah kasus positif mencapai nyaris 20 juta, sejak dimulainya pandemi pada awal 2020.

Negara itu bahkan telah mencatat lebih dari 300.000 kasus baru setiap hari selama hampir dua minggu berturut-turut.

Sedangkan total kematian mencapai 220.000 jiwa.

Para ahli mengatakan total kasus positif dan kematian akibat Covid-19 di India cenderung jauh lebih tinggi dibandingkan angka yang tercatat.

Hal ini diduga karena kurangnya pengujian dan banyaknya pasien yang meninggal di rumah tanpa sempat mendapatkan pemeriksaan oleh dokter.

Rumah sakit di New Delhi pun 'kewalahan', bahkan pada akhir pekan lalu melaporkan rekor kematian harian mencapai lebih dari 400 jiwa.

Sehingga ini membuat mereka meminta tentara untuk membuka rumah sakit militer dan membantu melakukan perawatan medis dengan dilengkapi fasilitas oksigen untuk sekitar 10.000 pasien, dan 1.000 unit perawatan intensif.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved