Breaking News:

Berita Jakarta

Ketua Umum HMS Center Hardjuno Wiwoho Sebut Sudah Banyak Masyarakat yang Pulang Kampung

Ketua Umum HMS Center Hardjuno Wiwoho sebut sudah banyak masyarakat yang pulang kampung.

Istimewa
Ketua Umum HMS Center Hardjuno Wiwoho Sebut Sudah Banyak Masyarakat yang Pulang Kampung. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketua Umum HMS Center Hardjuno Wiwoho sebut sudah banyak masyarakat yang pulang kampung.

Ketua Umum Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) Center Hardjuno Wiwoho meyakini kebijakan pemerintah melarang mudik menjelang perayaan Lebaran 2021 tidak akan berjalan efektif.

Sebab, tingkat kepatuhan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan lebih rendah dibanding setahun sebelumnya.

Hardjuno menyatakan bahwa pada dasarnya kegiatan mudik menjelang perayaan Lebaran sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat yang tinggal di perkotaan untuk kembali ke kampung halaman.

Bahkan secara religi, ada kepercayaan di masyarakat untuk melakukan permohonan maaf kepada orangtua pada momentum lebaran.

Aspek budaya dan religi tersebut semakin menguatkan keinginan masyarakat untuk melaksanakan mudik.

Baca juga: Baru Satu Kali Melanggar Prokes, Tenan di Mal Ciputra Hanya Diberikan Teguran Belum Sanksi Denda

Walaupun pemerintah mengeluarkan kebijakan pelarangan mudik selama kurun 6-17 Mei 2021 yang disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.

"Larangan mudik yang diberlakukan pemerintah itu tidak serta-merta menurunkan angka penularan Covid-19. Sebab, saat ini sudah mulai terlihat mobilitas orang untuk pulang kampung. Larangan mudik ini justru menjadi peluang bagi orang untuk pulang kampung sebelum implementasi larangan mudik," kata Hardjuno di Jakarta, Selasa (4/5/2021).

dia menyebutkan, larangan mudik menjelang Lebaran 2021 yang dilakukan pemerintah juga dikuatkan langkah Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui penerbitan Surat Edaran No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H dan Upaya Pengendalian Covid-19 Selama Bulan Ramadhan 1442 H.

Baca juga: Kisah Penukar Uang Jalanan Jelang Hari Raya Lebaran 2021 di Ciputat, Pecahan Rp 5.000 Paling Laris

Namun, menurut Hardjuno, kemungkinan besar larangan tersebut diabaikan oleh masyarakat, lantaran sejauh ini sebagai besar orang berpandangan bahwa laju penularan Covid-19 sudah jauh mereda ketimbang periode menjelang Lebaran di 2020.

Halaman
12
Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved