Breaking News:

Berita Jakarta

Jawaban Terdakwa Berbelit-belit, Hakim Sidang John Kei Tarik Nafas: Pakai Logika Kalau Mau Bohong!

Hakim sidang kasus John Kei sempat menarik nafs panjang mendengarkan keterangan para terdakwa yang berbelit-belit.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota
Semuel Rahanbinan (SR) alias Tecco memberi keterangannya sebagai saksi atas John Kei di Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Selasa (4/5/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Persidangan John Kei yang digelar Selasa (4/5/2021) di Pengadilan Negeri Jakarta Barat cukup menuai perdebatan.

Antara kuasa hukum, Jaksa Penuntut Umum (JPU), dan Majelis Hakim sama-sama sempat menaikan nada tinggi.

Perdebatan muncul lantaran belum adanya kesamaan terkait dakwaan JPU dengan kesaksian para terdakwa.

Baca juga: Sidang John Kei di PN Jakarta Barat Berlanjut, Ahli Pidana Dihadirkan untuk Menggali Pasal Berlapis

Ketiga saksi mengaku terpaksa menandatangi berkas pemeriksaan acara (BAP) yang dibuat polisi.

Belum lagi, saksi kerap berbelit dan menjawab tidak tahu saat ditanyai JPU atau Majelis Hakim.

Bahkan, Majelis Hakim sempat menarik napas dalam saat mendengar keterangan salah satu anak buah John Kei, Bony Haswerus di persidangan.

Baca juga: Anak Buah John Kei Tampik Merencanakan Pembunuhan Nus Kei, Ini yang Mereka Lakukan

Mulanya, hakim menanyakan mengenai kasus penyerangan di Green Lake City, Tangerang dan Kosambi, Jakarta Barat.

"Saudara waktu itu disuruh ke mana?" tanya hakim anggota di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (4/5/2021).

"Disuruh menagih utang," kata Bony.

Baca juga: John Kei Minta Polisi Kembalikan Belatinya yang Disita, Benda Itu Warisan dari Leluhur

Bony mengaku hanya diperintahkan John Kei untuk menagih utang ke Nus Kei sebesar Rp 1 miliar.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved