Minggu, 19 April 2026

Kasus Sate Sianida

Ini Profil Target Sebenarnya Sate Racun Sianida yang Dikirimkan Wanita Cantik

Ini Profil Target Sebenarnya Sate Racun Sianida yang Dikirimkan Wanita Cantik. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Youtube Tribunnews
Nani Apriani (NA) pelaku pengirim sate beracun yang berhasil ditangkap polisi. Ia telah menyiapkan racun selama tiga bulan. NA melakukannya karena sakit hati. Bungkus sate menjadi petunjuk penangkapaknnya. 

*Target sasaran sate sianida adalah seorang polisi bernama Aiptu Tomi

*Seperti apa sosok Aiptu Tomi?

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kasus sate racun sianida benar-benar membuat heboh. 

Tersangka dalam kasus itu adalah seorang wanita muda cantik bernama Nani Apriliani Nurjaman (25) alias Tika. 

Korban tewas akibat sate tersebut adalah seorang bocah bernama NF (10). 

Padahal sebenarnya target Nani adalah Aiptu Tomi, anggota polisi Polresta Yogyakarta.

Lalu seperti apa sosok Aiptu Tomi? 

1. Penyidik senior Satreskrim Polresta Yogyakarta

Tomi adalah anggota Kepolisian di bagian Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Yogyakarta.

Aiptu Tomi menjadi penyidik senior di Reskrim Polresta Yogyakarta.

Informasi itu dibenarkan oleh Kasubbag Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja kepada Tribunjogja.com , Minggu (2/5/2021).

Ia menjelaskan, T berpangkat Aiptu dan kini masih berstatus sebagai penyidik senior di Satreskrim Polresta Yogyakarta.

"Betul, yang bersangkutan adalah penyidik senior di Reskrim Polresta Yogyakarta, pangkatnya Aiptu," jelasnya.

Baca juga: BERITA POPULER Kriminal 3 Mei 2021: Dari Sate Beracun Sampai Remaja Dibacok di Depok

2. Tangani ratusan kasus kriminal

Timbul mengatakan ratusan kasus kriminal pernah ditangani.

Saat ditanya terkait kasus kriminal paling krusial yang pernah ditangani oleh T, Timbul belum memastikan lebih lanjut.

"Belum tahu pasti kalau itu, banyak ya," kata Timbul

3. Dapat penghargaan

Penelusuran Tribun Jogja, T pernah mendapatkan penghargaan dari Polda DIY pada 2017 silam sebagai penyidik terbaik.

Timbul pun membenarkan adanya informasi tersebut dan menegaskan bahwa T memang penyidik senior dengan kinerja yang baik.

"Ya karena sudah senior di reskrim Polresta, artinya memang bisa bekerja," terang dia.

Namun demikian, Timbul belum memastikam sudah berapa lama T bertugas sebagai penyidik di Satreskrim Polresta Yogyakarta.

"Kalau itu belum tahu pasti, yang jelas dia sudah senior," tegasnya.

4. Ramah

Menurut Timbul, selama mengabdi di jajaran Satreskrim Polresta Yogyakarta, T dikenal ramah dan baik kepada siapa pun.

Ia cukup terkejut lantaran ada seseorang yang mengirim paket sate beracun ke rumahnya, yang pada akhirnya justru salah sasaran dan menelan korban bocah berusia 10 tahun bernama Naba Faiz Prasetya, Warga Bangunharjo, Sewon, Bantul.

"Dia dikenal ramah, dan biasa-biasa saja dengan rekan-rekan di Polresta.

"Kalau untuk alasan mengapa dikirimi sate beracun ya itu kewenangan penyidik yang menangani," pungkasnya.

Seperti diketahui, Hasil Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DI Yogyakarta menyebutkan bumbu sate dicampur dengan racun potasium sianida.

"Hasil laboratorium, iya, positif sianida. Racunnya potasium sianida," kata Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono, Sabtu (1/5/2021).

Senyawa kimia tersebut memiliki rumus (KCN).

Garam kristal tak berwarna yang terlihat mirip dengan gula, dan sangat larut dengan air.

Menurut Wachyu, racun jenis ini mematikan, terlebih dikonsumsi dalam jumlah besar. (kompas.com/tribun jogja)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Nani Taburkan Racun Kalium Sianida yang Dipesan Online di Sate Ayam "

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Sosok Nani Si Pengirim Sate Beracun Sianida yang Tewaskan Anak Ojol, Sakit Hati Ditinggal Nikah Tomi.

Sumber: Surya
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved