Breaking News:

Kriminalitas

Diduga Catut Nama Kapolda Metro Jaya, Alvin Lim Dipolisikan Sejumlah Nasabah Investasi Fikasa Group

Diduga Catut Nama Kapolda Metro Jaya, Advokat Alvin Lim Dipolisikan Sejumlah Nasabah Investasi Fikasa Group. Berikut Selengkapnya

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
laporan polisi nasabah Fikasa atas dugaan penipuan Alvin Lim. 

Baca juga: Disidak Mayjen Dudung, Anies Baswedan dan Irjen Fadil Imran, Pasar Tanah Abang kini Mulai Kondusif

Baca juga: Bedah Foto Jokowi Tinjau Para Ibu Tanam Padi Sendirian, Roy Suryo : Bocor di Belakang

Baca juga: Kasus Editan Foto Bocor Juga Pernah Terjadi, Roy Suryo Sebut Ada Penampakan Dalam Rapat Jokowi

Baca juga: Teriakan Pele-pele Bikin Anak Buah John Kei Makin Beringas, Bacok dan Lindas Korban dengan Mobil

Bahkan, lanjut AC, upaya nasabah untuk mencari tahu perkembangan atas proses yang dijanjikan Alvin Lim, malah ditanggapinya dengan sinis.

"Ketika kita minta, Pak Alvin malah menyangkal sudah menandatangani surat kuasa di awal. Oleh sebab itu, sekarang nasabah mencabut kuasa dari pak Alvin dan meminta bilyet yang aslinya untuk dikembalikan kepada nasabah," kata AC.

Nasabah AC menyebutkan bahwa Alvin Lim dari LQ Indonesia Lawfirm tidak punya itikad baik dan lari dari tanggung jawab atas apa yang dijanjikannya kepada nasabah. 

"Terakhir kali kita kirim (bilyet) itu ke pak Alvin. Kita gak tau lagi apakah sekarang ditangani pak Alvin atau pak Alvin sudah memberikan ke pihak Fikasa. Jadi dua-duanya kita sudah somasi," jelasnya.

Baca juga: Dirut PT Indotruck Utama Kembali Mangkir,Kriminalisasi Arwan Koty Dinilai Kuasa Hukum Semakin Kental

Baca juga: Beli Ekskavator Senilai Rp 1,265 Miliar dari PT Indotruck Utama, Arwan Koty Mengaku Dikriminalisasi

Baca juga: Berawal dari Surat Penghentian Penyelidikan, Arwan Koty Mengaku Dikiriminalisasi PT Indotruck Utama

Baca juga: Berulang Kali Mangkir, Kuasa Hukum Minta JPU Panggil Paksa Dirut PT Indotruck Utama, Bambang Prijono

Dari keterangan pihak Fikasa kata AC, pihak Fikasa mengirim jawaban kalau mereka belum menerima bilyet asli sama sekali.

"Jadi kemarIn kita meminta ke pihak Pak Alvin untuk mengembalikan bilyet kita," kata AC.

Menurut AC, nasabah berharap Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran turun tangan membantu nasib mereka yang sudah lama menunggu kepastian kasus mereka.

"Kami selalu dipermainkan dengan janji-janji palsu. Bilyet asli milik kita supaya dikembalikan, kita mohon agar kasus hukumnya segera cepat diproses," katanya.

Baca juga: Kisruh Izin Lokasi, PT Agung Intiland Group Kembali Mangkir dari Panggilan DPRD Kabupaten Tangerang

Baca juga: PT Agung Intiland Diduga Bermasalah, Pemerintah Kabupaten Tangerang Diminta Tegas Cabut Izin Lokasi

Baca juga: Tidak Konsisten dan Melanggar Kesepakatan, Izin Lokasi PT BLP Agung Intiland Terancam Dicabut

Baca juga: Diduga Langgar Sejumlah Aturan, DPRD Kab Tangerang Kembali Panggil PT TUM dan PT BLP Agung Intiland

AC juga berharap agar kedepan kasus-kasus semacam ini tidak terjadi lagi.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved