Breaking News:

Kriminalitas

Dalami Kasus Kerumunan Konser Superglad, Polisi Periksa 12 Saksi, Termasuk Pengelola CIbis Park & EO

Cari Tersangka Kasus Kerumunan Konser Superglad di Pasar Minggu, Polisi Periksa 12 Orang Saksi, termasuk Pengelola Cibis Park dan Penyelenggara Acara

Warta Kota
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (4/5/2021). 

Akun Instagram @teluuur pertama kali mengunggah video konser di Cibis Park pada Minggu (2/5/2021).

Setidaknya terdapat tiga video dengan durasi berbeda yang diunggah akun Instagram tersebut.

Baca juga: Dirut PT Indotruck Utama Kembali Mangkir,Kriminalisasi Arwan Koty Dinilai Kuasa Hukum Semakin Kental

Baca juga: Beli Ekskavator Senilai Rp 1,265 Miliar dari PT Indotruck Utama, Arwan Koty Mengaku Dikriminalisasi

Baca juga: Kisruh Izin Lokasi, PT Agung Intiland Group Kembali Mangkir dari Panggilan DPRD Kabupaten Tangerang

Baca juga: PT Agung Intiland Diduga Bermasalah, Pemerintah Kabupaten Tangerang Diminta Tegas Cabut Izin Lokasi

Tiga video itu menampilkan sebuah band dengan kerumunan penonton yang jumlahnya diperkirakan mencapai ratusan orang.

Mereka tampak mengabaikan protokol kesehatan seperti tanpa masker dan tidak menjaga jarak.

Setelah konser musik itu viral di media sosial, petugas kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan dan Satpol PP mengecek lokasi.

Polisi lalu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari tahu pihak yang bertanggung jawab atas gelaran konser musik tersebut.

Seusai olah TKP, petugas langsung memasang garis polisi di lokasi konser musik di Cibis Park.

Baca juga: Kisruh Izin Lokasi, PT Agung Intiland Group Kembali Mangkir dari Panggilan DPRD Kabupaten Tangerang

Baca juga: PT Agung Intiland Diduga Bermasalah, Pemerintah Kabupaten Tangerang Diminta Tegas Cabut Izin Lokasi

Baca juga: Tidak Konsisten dan Melanggar Kesepakatan, Izin Lokasi PT BLP Agung Intiland Terancam Dicabut

Baca juga: Diduga Langgar Sejumlah Aturan, DPRD Kab Tangerang Kembali Panggil PT TUM dan PT BLP Agung Intiland

Superglad Salahkan Penyelenggara

Dikutip dari Kompas.com, Yuri selaku manajer Superglad mengaku, menerima acara tersebut lantaran pihak penyelenggara acara telah mengantongi izin.

“Jadi sebenarnya kenapa saya mau mengambil offline tersebut, itu dikarenakan pihak EO yang menyelenggarakan (acara) memastikan bahwa mereka sudah mempunyai, mendapatkan izin keramaian, baik izin prokes,” kata Yuri lewat sambungan telepon, Senin (3/5/2021).

Halaman
123
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved