Breaking News:

Bulan Suci Ramadan

Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri, Anak, Orangtua Dilengkapi Bahasa Arab dan Latin

Berikut bacaan niat zakat fitrah mulai dari diri sendiri, istri, anak, hingga seluruh anggota keluarga:

Warta Kota/Rangga Baskoro
Ilustrasi -- panduan doa saat membayar zakat fitrah untuk diri sendiri, istri, anak, orangtua 

6. Niat Zakat Fitrah untuk Orang Diwakilkan 

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

NAWAYTU AN UKHRIJA ZAKAATA AL-FITRI 'AN (……) FARDHAN LILLAHI TA’ALA

Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk……..(sebutkan nama spesifik), fardhu karena Allah Taala.

Setelah membaca niat dan menyerahkan zakat, orang yang menerimanya disunnahkan untuk mendoakan orang yang memberi zakat dengan doa-doa baik.

Doa seperti ini boleh diucapkan dalam bahasa apa pun.

Berikut satu di antara contohnya:

ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ

Aajaraka Allahu fiima a’thayta, wa baaraka fiima abqayta wa ja’alahu laka thahuran

Artinya: Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.

Besaran Zakat Fitrah

Dikutip dari jatim.kemenag.go.id, adapun besaran zakat fitrah yang dibayarkan adalah beras atau makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa.

Namun, para ulama, di antaranya Shaikh Yusuf Qardawi membolehkan zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk uang yang setara 1 sha’ gandum, kurma atau beras.

Nominal zakat fitrah yang ditunaikan dalam bentuk uang, menyesuaikan harga beras yang dikonsumsi.

Berdasarkan SK Ketua BAZNAS No. 27 Tahun 2020 tentang Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah untuk wilayah Jabodetabek ditetapkan, nilai zakat fitrah setara uang sebesar Rp 40 ribu/jiwa.

Nominal ini tentu saja berbeda-beda antar daerah satu dengan lainnya karena mengikuti standar harga yang berlaku di masing-masing daerah.

Di Sumatera Selatan misalnya, besaran uang untuk membayar zakat fitrah mulai dari Rp 22.500 hingga Rp 30 ribu.

Atau di wilayah Jawa Barat, besaran uang untuk membayar zakat fitrah mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 40 ribu.

Berikut tata cara membayar zakat fitrah:

1. Membayar zakat fitrah dalam bentuk makanan pokok (beras/gandum) atau uang seharga makanan pokok tersebut.

2. Takar makanan pokok tersebut sesuai besaran membayar zakat yakkni 1 sha' atau 2,5 kilogram.

3. Waktu membayar zakat fitrah boleh ditunaikan sejak awal bulan Ramadhan.

Namun pada umumnya bisa dilakukan 3 hari menjelang hari raya Idul Fitri atau akhir Ramadhan.

4. Ketika menyerahkannya maka membaca niat membayar zakat fitrah.

Mengapa harus 2,5 kg? 

Pandangan lama mengenai kadar zakat fitrah 2,5 kg telah lama berakar di masyarakat Indonesia.

Pandangan di masyarakat tersebut bukannya tanpa landasan.

Sulaiman Rasyid dalam karya populernya Fiqh Islam menyediakan keterangan mengenai ukuran berat zakat fitrah.

Karya yang ditulis sejak tahun 1938, diterbitkan tahun 1954 dan mengalami cetakan ke-38 pada tahun 2005 itu menyediakan dasar bagi zakat fitrah 2,5 kg beras.

Sebenarnya Sulaiman Rasyid tidak mempergunakan ukuran berat (timbangan), melainkan takaran (volume).

Ia beralasan bahwa ukuran dasar zakat fitrah adalah takaran, bukan timbangan, karena timbangan ia pandang kurang teliti akibat perbedaan jenis masing-masing benda, bahkan antar jenis dari benda yang sama.

Ia menetapkan bahwa takaran zakat fitrah adalah 3,1 liter beras atau menyetarakan 1 sha’’ dengan 3.1 liter, dan satu mud menjadi ¾ liter beras (Rasyid, 2005: 207 dan 233).

Apabila dikonversi ke dalam timbangan, dengan perhitungan bahwa massa jenis beras adalah 0,753 kg/liter, maka kita dapati bahwa 1 sha’ beras menurut Sulaiman Rasyid setara dengan 2,334 kg beras.

Oleh karena itu, zakat fitrah 2,5 kilogram sudah didasarkan atas ihtiyath 166 gram atau 1,6 ons.

Sulaiman Rasyid tidak sendirian dalam pendapatnya tersebut.

Ada beberapa ulama yang mengkonversi takaran sha’ ke dalam gram/ kilogram dengan hasil di bawah 2,5 kg.

Musthafa Dib al-Bugha — ulama Syiria dan pengajar di Universitas Damaskus, Universitas Qatar dan Universitas Jordan — menetapkan 1 sha’ setara dengan timbangan berat 2400 gram atau 2,4 kg (Bugha, 2010: 97). Berat tersebut adalah penjelasan dari 5 1/3 ritl.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bacaan Niat Zakat Fitrah Lengkap dan Cara Membayar Zakat Beserta Besarannya

Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved