Breaking News:

Salat Idul Fitri

Ahmed Zaki Iskandar Gelar Rakor Bahas Peraturan Salat Idul Fitri

Dalam rangka menindaklanjuti arahan dari pemerintah pusat, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar langsung mengadakan rapat koordinasi membahas salat.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengadakan rapat koordinasi dengan seluruh unsur instansi terkait membahas teknis aturan salat Idul Fitri, agar kegiatan ibadah itu sesuai protokol kesehatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Dalam rangka menindak lanjuti arahan dari pemerintah pusat, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar langsung bergerak cepat mengadakan rapat koordinasi dengan seluruh unsur instansi terkait.

Rapat tersebut digelar di Pendopo Bupati, para peserta yang terdiri dari Camat, Koramil, Kapolsek, MUI, dan lainnya digelar secara virtual, Selasa (4/5/2021).

Zaki mengatakan beberapa hal terkait dengan persiapan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan juga Forkopimda Kabupaten Tangerang dalam rangka pelaksanaan bulan suci Ramadan Idul Fitri 2021, dan juga pembatasan kegiatan-kegiatan di tempat wisata dan perbelanjaan termasuk pengetatan di perbatasan antara Tangerang dengan daerah lain.

Baca juga: Bima Arya Tegaskan Salat Idul Fitri Diperbolehkan dengan Protokol Kesehatan, Tingkat Kota Ditiadakan

Baca juga: Izinkan Salat Idul Fitri di Masjid dengan Persingkat Waktu, Pemkot Depok Larang Halal Bihalal

"Perlu diketahui bersama untuk seluruh Camat dan MUI se-Kabupaten Tangerang bahwa kita akan melaksanakan salat tarawih maupun salat Idul Fitri dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Ini perlu dijadikan perioritas agar masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan," ujar Zaki.

Menurutnya, untuk pelaksanaan salat Idul Fitri di masyarakat diharapkan bisa dilaksanakan dan diperbanyak lokasi-lokasi pelaksanaannya untuk menghindari kerumunan.

Dengan mempertimbangkan status zonasi pada hari-hari terakhir menjelang pelaksanaan salat Idul Fitri.

"Kita berdoa masih ada kurang lebih 1 Minggu ke depan, mudah-mudahan tidak ada lonjakan kasus yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang. Dengan begitu pelaksanaan salat Idul Fitri bisa kita laksanakan dan juga mohon diperhatikan untuk seluruh Camat dan Ketua MUI mohon diperhatikan status zonasi di Kecamatannya masing-masing menjelang Hari Raya Idul Fitri," ucapnya.

Baca juga: Arief R Wismansyah Khawatir Kenaikan Kasus Covid-19, Bahas Aturan Salat Idul Fitri di Kota Tangerang

Baca juga: Hindari Klaster Covid-19, MUI: Salat Idul Fitri Diutamakan di Rumah Saja

"Insya Allah H-1 dan atau H-2 kita adakan pelaksanaan rapat koordinasi lagi terkait dengan informasi perkembangan Covid 19 di Kabupaten Tangerang secara update terakhir sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri dan juga pemantauan lokasi wisata yang ada di Kabupaten Tangerang maupun pusat perbelanjaan," kata Zaki.

Sementara itu, Kadinkes Kabupaten Tangerang, dr Desriana Dinardianti, mengungkapkan dari kasus harian yang terjadi di Kabupaten Tangerang telah terjadi penurunan sejak bulan Januari, walaupun bisa dilihat bahwa apabila ada libur panjang, ada lonjakan kasus dan yang terakhir di akhir bulan April yang lalu.

Ada satu kluster baru yang cukup menghebohkan dan mengagetkan yaitu klaster munggahan di Kelapa Dua Dasana Indah.

"Saat ini kita harus mewaspadai varian virus baru atau mutasi dari virus Covid-19 dari Inggris Amerika dan India. Virus Covid tersebut sudah bermutasi terutama virus yang berasal dari Inggris sudah masuk ke Kabupaten Tangerang akan tetapi Alhamdulillah pasien yang terkena mutasi virus dari Inggris sudah dinyatakan sembuh," ungkap Desriana.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved