Breaking News:

MEMALUKAN! Ternyata Anggota Tim Bansos Kemensos Ini Terima Uang Lelah Rp85 Juta dan Karaokean

Dalam kesaksiannya, Robin mengaku pernah diberikan uang lelah di luar honornya sebesar Rp86 juta, oleh anak buah eks Mensos Juliari Batubara itu.

Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Henry Lopulalan
Menteri Sosial Juliari P Batubara berjalan menuju mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Minggu (6/12/2020). KPK menahan Mensos Juliari P Batubara yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan menerima suap terkait pengadaan bantuan sosial penanganan Covid-19 di Kementerian Sosial usai Operasi Tangkap Tangan (OTT) pejabat Kemensos. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Matheus Joko Santoso dan mantan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Adi Wahyono Kementerian Sosial (Kemensos) menjalani sidang dugaan suap bansos Covid-19 Jabodetabek.

Sidang dugaan suap bansos Covid-19 Jabodetabek dengan dua terdakwa itu digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Senin (3/5/2021).

Diketahui, Robin Saputra selaku anggota tim teknis pengadaan bansos Covid-19 di Kementerian Sosial dihadirkan sebagai saksi.

Baca juga: PNS Makassar Punya Harta Rp56 M, Mobil Ford Mustang dan Ribuan Meter Tanah, Siapakah Irwan Rusfiady?

Baca juga: Sewa Jet Pribadi, Miliarder India Kabur dari Negaranya karena Lonjakan Covid-19, Segini Biayanya

Baca juga: Cerita SBY Berada 1 Jam di Kapal Selam, Bayangkan jika Berbulan-bulan, Beri Hormat ke Tentara Kita

Dalam kesaksiannya, Robin mengaku pernah diberikan uang lelah di luar honornya sebesar Rp86 juta, oleh anak buah eks Mensos Juliari Batubara itu.

Uang itu diberikan bertahap dengan nominal tertinggi Rp35 juta.

"Bukan honor, uang lelah. Itu pemahaman saya. Saya anggap itu uang lelah karena saya kerjanya sampai malam," kata Robin di persidangan.

"Total Rp86 juta. Saya lupa berapa kali pemberian, lebih dari sekali, paling besar sekali kasih Rp35 juta," sambung dia.

Tak cuma diberikan uang lelah, Robin bersama teman-temannya mengaku juga pernah diajak karaokean oleh terdakwa Matheus Joko. Lokasi karaoke yang dimaksud yakni Club Raia di kawasan Senayan, Jakarta Selatan.

Kata Robin, alasan terdakwa mengajak karaokean karena sebagai hiburan setelah lelah bekerja.

Baca juga: Kemenkeu Buka Suara Terkait Pengelolaan Aset TMII Beralih ke Negara

Baca juga: Muncul Narasi Megawati Jual TMII ke China Terkait Pengambialihan, Kementrian Kominfo: Itu Hoaks

Baca juga: Moeldoko Minta Manajemen TMII Mulai Siapkan Diri Menuju Transisi Pengelolaan

"Pernah (diajak pergi Matheus Joko), seperti yang dijelaskan ke karaoke Raia," kata Robin.

"Kapasitasnya apa?" tanya jaksa KPK.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved