Breaking News:

Pandemi Virus Corona

Mahasiswa Indonesia di India Berusaha Sabar dan Kuat saat Berpuasa di Tengah Badai Pandemi Covid-19

Lebih dari setahun pandemi Covid-19 melanda hampir seluruh penjuru dunia. Namun, hingga kini virus berbahaya tersebut belumm juga usai.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Valentino Verry
unsplash/Viktor Forgacs
Ilustrasi virus corona. Virus berbahaya ini sedang merjalela di India, alhasil banyak mahasiswa Indonesia yang terkena dampak. Sebagian dari mereka yang coba bertahan di sana berusaha kuat dan sabar sambil menjalankan ibadah puasa. 

Kedatangannya saat itu, menurut ia kondisi India khususnya negara bagian Maharashta saat itu umumnya aktifitas biasa kala panemdi covid-19 belum melanda. 

"Untuk tahun 2019 saya datang Alhamdulillah masih dalam kondisi normal. Jadi waktu itu kami datang ke Mumbai, India 4 Juni 2019," jelasnya.

Kurang dari setahun Mujtaba tinggal di India, kabar buruk datang dari tanah air berupa pandemi covid-19 yang telah melanda sebagian wilayah di Indonesia. 

Sedang serius mengukuti perkembangan kabar terkait pandemi covid-19 yang melanda di tanah air, dirinya mulai khawatir akan penyebarannya di tempat ia sedang menimba ilmu. 

Benar saja pada Maret 2020 silam tak jauh dari waktu pandemi virus corona melanda Indonesia, di India juga diterjang badai covid-19. 

"Ini di Mumbai, India sendiri itu mulai lockdown hampir sama dengan Indonesia sekitar bulan Maret 2020. Maret itu sudah lockdown total dan itu itu luar biasa. Jadi semua toko total lockdown 24 jam," ungkapnya. 

Baca juga: Meski Cetak Rekor Baru Lagi, 400.000 Kasus Per Hari, Tsunami Covid-19 India Belum Capai Puncaknya?

Mujtaba yang tinggal di asrama khusus mahasiswa dan mahasiswi asa luar negeri di kawasan Navi, Mumbai, Maharashta, India terpaksa terimbas kebijakan lockdown tersebut. 

Perkuliahan yang biasa digelar dengan cara tatap muka, berganti menjadi pertemuan secara daring atau online. 

"Saya tinggal di hostel semacam asrama, Ini hostel utk mahasiswa asing, alhamdulillah kami berkumpul dengan mahasiswa Afganistan, Afrika, Kamboja, dan juga dari Kenya," jelas Mujtaba. 

"Kita berkumpul bareng di sini, dan ya seperti biasa kita kuliah secara online dari asrama masing-masing," lanjutnya. 

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved