Breaking News:

Pandemi Virus Corona

Mahasiswa Indonesia di India Berusaha Sabar dan Kuat saat Berpuasa di Tengah Badai Pandemi Covid-19

Lebih dari setahun pandemi Covid-19 melanda hampir seluruh penjuru dunia. Namun, hingga kini virus berbahaya tersebut belumm juga usai.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Valentino Verry
unsplash/Viktor Forgacs
Ilustrasi virus corona. Virus berbahaya ini sedang merjalela di India, alhasil banyak mahasiswa Indonesia yang terkena dampak. Sebagian dari mereka yang coba bertahan di sana berusaha kuat dan sabar sambil menjalankan ibadah puasa. 

Sementara itu, dirinya kerap melakukan komunikasi jarak jauh dengan keluarga ketika rasa rindu menghantuinya. 

Kendati belum dapat kembali ke Indonesia di tengah kondisi pandemi covid-19 yang melanda, dirinya memutuskan intens berkomunikasi dengan keluarga melalui video call. 

Baca juga: Rumah Sakit di New Delhi India Keluarkan Tanda SOS, Persediaan Oksigen Hanya Tinggal 6 Jam

"Untuk komunikasi sama keluarga alhamdulillah kami terus secara intensif komunikasi dengan keluarga di Indonesia," katanya. 

Terkadang rasa kangennya tersebut dapat pula terobati ketika rasa perhatian yang diberikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) India kerap berkomunikasi dan menanyakan kabar WNI yang mendiami negara tersebut. 

"Alhamdulillah untuk KBRI maupun KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) Mumbai itu sangat-sangat peduli dengan WNI dan juga PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) di India. Setiap waktu kita dikontak, komunikasi, ada yang sakit ditanya bagaimana kabarnya, alhamdulillah terus komunikasi kita berjalan baik dan lancar, baik KBRI maupun KJRI," ucapnya. 

"Kita terus dimonitoring dan dipantau alhamdulillah kita dapat pelayanan yang baik dari perwakilan Indonesia yaitu KBRI atau KJRI," lanjutnya. 

Diketahui, India kembali dilanda badai ke dua pandemi covid-19 hingga kembali diberlakukannya lockdown sebagai upaya penyebaran infeksinya. 

Kebijakan lockdown yang diambil pihak otoritas negara setempat berimbas terhadap penutupan akses mobilitas masyarakat lokal maupun internasional. 

"Sudah hampir dua tahun datang ke India. Alhamdulillah dapat program beasiswa dari Pemerintah India untuk melanjutkan master saya di Perguruan Tinggi Mumbai University India, Master of Sociology," katanya. 

Mujtaba mengaku telah datang ke India dalam menuntaskan program studinya sejak 2019 lalu. 

Baca juga: Stok Vaksin Menipis, Hanya 6 Negara Bagian di India yang Mulai Vaksinasi Covid-19 Hari Ini

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved