Breaking News:

Berita nasional

Komisi Yudisial Terima 494 Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim Selama Januari-April 2021

laporan tersebut paling banyak disampaikan melalui jasa pengiriman pos, yaitu 237 laporan.

KOMPAS.COM/KIKI NASUTION
Ilustrasi - Gedung Komisi Yudisial, Jakarta 

Wartakotalive.com, Jakarta - Komisi Yudisial (KY) mendapat 494 laporan masyarakat dan 359 surat tembusan dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) selama kuartal 1 2021 atau periode Januari-April 2021.

Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Sukma Violetta memaparkan, laporan tersebut paling banyak disampaikan melalui jasa pengiriman pos, yaitu 237 laporan.

Terdapat juga 140 laporan yang disampaikan Pelapor secara datang langsung ke Kantor KY.

Sementara penyampaian laporan lainnya disampaikan ke Penghubung KY di 12 wilayah dan fasilitas pelaporan online (www.pelaporan.komisiyudisial.go.id) sebanyak 103 laporan.

KY juga menerima informasi sebanyak 4 laporan atas dugaan pelanggaran perilaku hakim.

"Pada periode 4 Januari sampai dengan 30 April 2021, KY telah menerima laporan sebanyak 853 yang terdiri dari 494 laporan dan 359 tembusan yang berkaitan dengan pengawasan lembaga peradilan," kata Sukma dalam Konferensi Pers virtual Penanganan Laporan Masyarakat, Senin (3/5/2021).

Berdasarkan jenis perkara, masalah perdata mendominasi laporan yang masuk ke KY, yakni sebanyak 234 laporan.

Untuk perkara pidana berada di bawahnya dengan jumlah laporan 121 laporan.

Selain itu, ada juga pengaduan terkait perkara agama (29 laporan), Tipikor (27 laporan), niaga (26 laporan), Tata Usaha Negara (18 laporan), perselisihan hubungan industrial (13 laporan), dan lainnya.

Sukma memaparkan, dari laporan yang masuk ke KY di antaranya juga berasal dari Penghubung KY yang ada di 12 wilayah.

Halaman
12
Editor: Bambang Putranto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved