Breaking News:

Berita Ekonomi

Gelar Tasyakuran, BPRS Asbisindo Berharap MOU dengan BPKH Dapat Segera Terealisasi Tahun Ini

Gelar Tasyakuran, BPRS Asbisindo Berharap MOU dengan BPKH Dapat Segera Terealisasi Tahun Ini. Berikut Selengkapnya

Istimewa
Kompartemen Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Asbisindo menggelar Tasyakuran Milad BPRS se-Indonesia 2021 pada Kamis (29/04/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Peringati Hari BPRS Nasional, Kompartemen Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Asbisindo menggelar Tasyakuran Milad BPRS se-Indonesia 2021 pada Kamis (29/04/2021).

Tasyakuran tersebut diungkapkan Ketua Kompartemen BPRS Asbisindo, Cahyo Kartiko bertujuan untuk mendapatkan keberkahan.

Selain itu sebagai bentuk rasa syukur atas sinergitas yang terjalin antara Kompartemen BPRS Asbisindo dengan badan pengelola keuangan haji (BPKH).

Walaupun diketahui, Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan dengan BPKH pada semester pertama tahun 2020 itu mengalami kemandekan, sehingga BPRS secara nasional belum bisa mengelola dana haji.

“Demi menjalankan Roadmap perbankan syariah 2020-2025 maka realisasi MOU dengan BPKH di tahun ini merupakan langkah besar dalam membantu BPRS terkait persoalan likuiditas BPRS,” ungkap Cahyo Kartiko dalam siaran tertulis pada Senin (3/5/2021).

Lebih lanjut dipaparkannya, BPRS masih mengalami persoalan likuiditas imbas pandemi covid-19 hingga akhir tahun 2021.

Alasannya karena penghimpunan dana masyarakat masih sulit lantaran perputaran ekonomi terus menurun.

“Kalau berharap dana murah dari masyarakat di kalangan menengah dan ke bawah agak sulit karena kondisi yang belum normal. Namun bila berharap dana setoran orang haji maka memiliki kepastian dan kejelasan dalam mendorong likuiditas," ujarnya.

Baca juga: Kisruh Izin Lokasi, PT Agung Intiland Group Kembali Mangkir dari Panggilan DPRD Kabupaten Tangerang

Baca juga: PT Agung Intiland Diduga Bermasalah, Pemerintah Kabupaten Tangerang Diminta Tegas Cabut Izin Lokasi

Baca juga: Tidak Konsisten dan Melanggar Kesepakatan, Izin Lokasi PT BLP Agung Intiland Terancam Dicabut

Baca juga: Diduga Langgar Sejumlah Aturan, DPRD Kab Tangerang Kembali Panggil PT TUM dan PT BLP Agung Intiland

Apalagi lanjutnya, Ototitas Jasa Keuangan (OJK) kini terus mendorong industri Bank Syariah, terutama BPRS meningkatkan kerjasama antara lembaga pemerintahan.

Selain itu, OJK berharap agar BPRS dapat menggerakkan sinergitas dengan stakeholder dalam ekosistem syariah.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved