Breaking News:

Hari Buruh Internasional

Hari Buruh Internasional, Buruh Pelabuhan Tanjung Priok Minta THR Dibayar Full dan Divaksin Covid-19

Ratusan buruh di Pos IX Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, minta THR dibayar full dan vaksinasi Covid-19.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Sigit Nugroho
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hari Buruh di Pos IX Jalan Sulawesi, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (1/5/2021). 

"Oleh karena itu, kami berharap MK dengan seadil adilnya memutuskan uji materil yang diajukan oleh KPSI dan KSPSI seluruhnya mendrop UU Ciptaker di klaster tenaga kerja," ujar Iabql.

Sedangkan, Wakil Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Riden Haram Aziz, menyampaikan salah satu tuntutan yang dilayangkan oleh pihak buruh dalam unjuk rasa tersebut, yakni agar Upah Minimum Sektoral (UMSK) 2021 diberlakukan. 

"Di Provinsi Banten, kami minta upah minimum sektoral di berlakukan, di Jabar juga, di DKI Jakarta surat upah minimum diganti dengan surat keputusan , itulah tuntutan kami," kata Riden.

Riden menjelaskan bahwa pihaknya bakal menuntut UU nomor 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja untuk segera dibatalkan.

Menurut Riden, dalam UU tersebut merugikan kaum buruh. 

"Contohnya, upah minimum sektoral sudah dihilangkan. Paling menyedihkan lagi adalah tentang outsourcing di UU nomor 13 Tahun 2003 hanya lima jenis pekerjaan, di UU nomor 11 2020 ini semua pekerjaan boleh di outsourcing," papar Riden.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved