Breaking News:

Demokrat DKI Gelar Diklat Demi Kukuhkan Partai Nasionalis Religius Sekaligus Berikan Santunan

diklat kader madya Partai Demokrat diikuti 100 orang kader. Kegiatan ini diselingi aksi sosial dengan pemberian santunan kepada ratusan anak yatim.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri
Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Santoso saat kegiatan Diklat kader yang diselingi pemberian santunan kepada anak yatim di kantor DPC Partai Demokrat Jakarta Timur, Cipayung pada Minggu (2/5/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Partai Demokrat DKI Jakarta menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi kader madya di seluruh wilayah Jakarta pada Minggu (2/5/2021). Tujuannya, untuk mengukuhkan kembali partai berlambang Mercy itu sebagai partai Nasionalis Religius.

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Santoso mengatakan, diklat kader madya ini merupakan salah satu upaya mengkonsolidasikan pengurus dan kader dari tingkat ranting hingga pimpinan cabang. “Diklat ini juga untuk menciptakan kader-kader yang loyal dan militan dalam rangka menyongsong pemilu 2024,” ujar Santoso berdasarkan keterangannya pada Minggu (2/5/2021).

Dia menjelaskan, salah satu materi diklat kader madya ini adalah meluruskan sejarah pendirian partai Demokrat yang benar. Kata dia, pendiri partai Demokrat adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Salah satu mata ajar dalam diklat ini adalah sejarah yang benar soal pendirian partai Demokrat, sehingga teman-teman ranting dan PAC mengetahui sejarahnya partai Demokrat sehingga tidak dibelok-belokkan lagi,” kata Santoso.

Menurutnya, awal mula pendirian, pembentukan logo, bendera hingga atribut partai lainnya diinisiasi oleh SBY. Meskipun, yang mendaftarkan partai ke notaris, Kementerian Hukum dan HAM serta lainnya bukan SBY semata, tapi dilakukan pendiri lainnya.

“Semua ide dari pak SBY dan yang paling mahal kan ide. Idenya pak SBY ingin membuat partai demokratis dan membawa harapan rakyat. Bahkan, nafas partai sebagai partai Nasionalis-Religius itu dari pak SBY,” jelasnya.

Sementara itu Ketua DPC Partai Demokrat Jakarta Timur, Bowmen mengakui, Partai Demokrat akan selalu berkoalisi dengan rakyat.  Melalui diklat kader madya ini, ungkapnya, diharapkan seluruh nafas kader dari tingkat ranting paling bawah hingga ke tingkat paling atas menjadi sama.

“Kami selalu berkoalisi dengan rakyat. Saat ini, kita oposisi tapi oposisi yang cerdas. Ketika pemerintah melakukan hal yang baik buat masyarakat, kita belas. Tapi jika melakukan sesuatu yang berlawanan dengan masyarakat, kita oposisikan,” jelasnya.

Di Jakarta Timur, diklat kader madya Partai Demokrat diikuti 100 orang kader. Kegiatan ini diselingi aksi sosial dengan pemberian santunan kepada ratusan anak yatim.

“Selain di Jakarta Timur, diklat kader madya partai Demokrat ini digelar juga di wilayah lainnya di Jakarta,” ungkapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved