Breaking News:

Breaking News

BREAKING NEWS: Pasar Tanah Abang Terapkan Sistem Antri untuk Batasi Jumlah Pengunjung

Sekda DKI Marullah Matali, Minggu (2/4/2021), mengatakan, Pasar Tanah Abang akan ditutup atau menerapkan sistem antri bila kapasitas sudah 50 persen.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Personel TNI keliling bubarkan kerumunan di Pasar Tanah Abang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (2/5/2021)  

Hal ini dilakukan agar memberi kesempatan bagi pengunjung lain yang hendak masuk.

Para TNI dan Polri membantu dengan berkeliling pasar dan meminta pengunjung keluar.

Pasar Tanah Abang Penuh Sesak Videonya Viral

Sebelumnya diberitakan, hari Sabtu (1/5/2021) beredar video yang memperlihatkan kondisi Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat yang penuh sesak dengan pengunjung yang ingin berbelanja berbagai kebutuhan.

Video viral itu menunjukkan bahwa kerumunan massa di pasar tekstil terbesar di Asia Tenggara itu tak terhindarkan terjadi, meski ada kebijakan pembelakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan masyarakat di Pusat Grosir Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat Polda Metro Jaya bersama TNI telah mendirikan posko pengamanan.

"Menyangkut masalah yang ramai di Pasar anah Abang, pertama kita dari pihak kepolisian akan menindaklanjuti, kita akan melakukan pendisiplinan masyarakat untuk taat aturan 5M jangan sampai terjadi kerumunan lagi di sana," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (1/5/2021).

Yusri menyebut aparat keamanan menyikapi serius terjadinya kerumunan di lokasi tersebut. Untuk itu, pihaknya pun akan mendirikan posko pengamanan di lokasi.

Baca juga: VIDEO Pedagang Pasar Tanah Abang Divaksin Covid -19 Masal

Baca juga: Pedagang Pasar Tanah Abang: Pilihannya Hanya Divaksin Atau Terpapar Covid-19

Posko pengamanan itu mulai didirikan pada Minggu (2/5/2021).

Lewat posko pengamanan tersebut pengawasan protokol kesehatan masyarakat di lokasi akan semakin diketatkan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved