Breaking News:

Bulan Suci Ramadan

Baznas Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan untuk Tahun 2021, Berapa Besarannya?

Direktur Utama Baznas Arifin Purwakananta mengatakan, ketetapan aturan diambil guna menjadi pedoman pembayaran zakat bagi Baznas di seluruh Indonesia.

istimewa
Baznas telah menetapkan aturan untuk besaran zakat penghasilan bagi wajib zakat. Foto ilustrasi: Kegiatan hiburan berupa alunan musik Gambus yang dihadirkan BAZNAS di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Minggu (18/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah menetapkan aturan untuk besaran zakat penghasilan bagi wajib zakat.

Dibuatnya standar nisab atau batas harta wajib zakat penghasilan atau pendapatan tahun 2021 ini diharapkan membuat masyarakat tak lagi bingung saat hendak membayar zakat penghasilan.

Direktur Utama Baznas Arifin Purwakananta mengatakan, ketetapan tersebut diambil guna menjadi pedoman pembayaran zakat bagi Baznas di seluruh Indonesia.

Video: Sejumlah Warga Pilih Mudik Lebih Awal Sebelum Dilarang

"Melalui keputusan ini maka kita tidak perlu lagi kebingungan untuk menetapkan berapa jumlah nisabnya, apakah sudah wajib atau tidak. Semua bisa dilihat di situs resmi Baznas.go.id lengkap dengan kalkulator zakat," kata Arifin dalam sebuah diskusi virtual, Jumat (30/4/2021).

Arifin menjelaskan, besaran nisab zakat penghasilan dilakukan berdasarkan hitungan harga rata-rata tiga bulan terakhir emas Antam, yakni sebesar Rp 938.000 per gram.

Baca juga: Perlu Diperhatikan Waktu yang Tepat Bayar Zakat Fitrah, Niat, dan Besarannya

Baca juga: Baznas Kabupaten Bekasi Permudah Layanan Zakat di Bulan Ramadan

Sesuai dengan ketentuan syariat, besaran nisab zakat penghasilan adalah sebesar 85 gram emas per tahun.

Jadi, karena harga yang fluktuatif, Baznas mematok besaran nisab pada 2021 sebesar Rp 79.738.414 per tahun atau setara Rp 6.644.868 per bulan.

"Jadi kalau orang sudah punya dana sekitar Rp 79 juta ke atas dalam setahun sudah wajib berzakat 2,5 persen," ujar Arifin.

Baznas sendiri telah memberi alternatif untuk memudahkan masyarakat dalam menghitung jumlah zakat penghasilan.

Baca juga: Lewat Gerakan Cinta Zakat, BAZNAS Hadirkan Kemudahan Masyarakat untuk Tunaikan Zakat

Arifin menambahkan, masyarakat bisa mengambil pembayaran zakat penghasilan sebesar 2,5 persen dari pendapatan tahunannya dapat dicicil setiap bulan.

"Baznas membantu untuk bisa menghitung bagi mereka yang ingin melakukan zakat cicilan per bulan, karena per tahun jadi berat," tutup Arifin. (Fandi Permana)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved