Breaking News:

Wawancara Eksklusif

VIDEO Ahmed Zaki Iskandar Ungkap Pandemi Membuat 26 Pabrik Tutup, 31 Ribu Karyawan di-PHK

Dipaparkan Ahmed Zaki Iskandar pandemi di Kabupaten Tangerang yang termasuk daerah basis industri, sudah masuk sejak bulan Mei 2020.

Editor: Murtopo
Youtube Wartakotalive.com
Wawancara Eksklusif Wartakotalive.com dengan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG -- Pemerintah melarang mudik Lebaran 2021 demi mencegah penyebaran virus Covid-19.

Keputusan ini didukung para kepala daerah termasuk Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.

Ahmed Zaki Iskandar menyampaikan pandangannya tersebut saat menerima kunjungan tim Warta Kota belum lama ini.

Politisi partai Golkar ini juga berbicara seputar penanganan Covid-19 di wilayah Pemerintah Kabupaten Tangerang hingga target untuk menuntaskan program kerjanya.

Baca juga: Dahsyat, Selama Dua Pekan Layanan 112 Kabupaten Tangerang Terima 7.000 Pengaduan Masyarakat

Baca juga: Arief R Wismansyah akan Maksimalkan Fasilitas Umum di Kota Tangerang untuk Salat Ied saat Idul Fitri

Dipaparkan Ahmed Zaki Iskandar pandemi di Kabupaten Tangerang yang termasuk daerah basis industri, sudah masuk sejak bulan Mei 2020.

" Sebetulnya di bulan April 2020 kami sudah melakukan pembatasan sosial masyarakat skala besar, PSBB. Banyak segi-segi kehidupan yang terdampak pandemi salah satunya adalah pekerjaan buruh kemudian industri. Total tahun 2020 itu ada 26 pabrik yang tutup dan 31.000 karyawan yang terkena PHK. Lalu kurang lebih 9.000 (karyawan) yang dirumahkan, ujarnya.

Hal itu berdampak terhadap laju pengangguran terbuka di Kabupaten Tangerang, yang tadinya sudah bisa di angka kurang lebih 9,26 persen di 2019, di 2020 melonjak menjadi 13,68 persen.

Baca juga: Kebakaran Hebat Melanda Kompleks Pergudangan di Kosambi, Kabupaten Tangerang

Baca juga: Pemkab Tangerang Tunjuk UNIS Jadi Tim Independen Tes Kemampuan Dasar Pilkades

Hal itu juha i mengakibatkan target dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Tangerang 2019-2023 menjadi terhambat.

"Ditarget itu sebetulnya angka penganggurannya pada tahun 2020 dari 9,3 persen di 2019 menjadi 9,1 persen tapi kenyataannya malah melonjak ke 13, 6 persen. Nah ini yang menjadi tantangan di mana bukan saja masalah tenaga kerja, tapi juga berimbas ke masalah sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Tangerang. Dari jumlah itu tentu ada lonjakan-lonjakan terkait jumlah pengangguran terbukanya. Dan dari usia produktif kami 1,8 juta itu, hampir 300.000 yang menganggur sekarang," ujarnya.

Kata Ahmed Zaki Iskandar angka pengangguran ditambah lagi dengan anak-anak lulusan SMA dan SMK lulusan di tahun 2020.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved