Breaking News:

Lebaran 2021

RIBUAN Penumpang Bus Tinggalkan Jakarta Lewat Terminal Pulogebang, PO Naikkan Harga Tiket 50 Persen

PO AKAP di Terminal Bus Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur mulai menaikkan harga tiket keberangkatan hinga 50 persen dari biasanya.

Editor: Hertanto Soebijoto
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Kepala Terminal Pulogebang Bernard Pasaribu di Jakarta, Sabtu (1/5/2021) mengatakan, kenaikan harga tiket 50 persen menyusul peraturan larangan mudik yang akan diberlakukan mulai 6 Mei 2021. Foto dok: Puluhan orang memanfaatkan waktu untuk pulang kampung sebelum pelarangan mudik diterapkan, di Terminal Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (22/4/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sudah menjadi tradisi, setiap datang musim mudik Lebaran harga tiket bus antarkota antarprovinsi naik tajam.

Bahkan, praktiknya di lapangan, kadangkala kenaikan tiket bus AKAP bergerak "liar" di luar tuslah seperti yang diatur oleh pemerintah.

Hukum supply and demand berlaku, ibaratnya berapa pun harga tiket yang dipatok pihak PO akan dibeli karena kebutuhan mudik Lebaran itu cuma setahun sekali.

Sementara itu perusahaan otobus (PO) antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Bus Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur mulai menaikkan harga tiket keberangkatan hingga 50 persen dari biasanya.

Kepala Terminal Bus Terpadu Pulogebang Bernard Pasaribu saat dikonfirmasi, di Jakarta, Sabtu (1/5/2021), mengatakan, kenaikan harga tiket tersebut menyusul peraturan larangan mudik yang akan diberlakukan mulai 6 Mei 2021.

Baca juga: Sisir Terminal Bayangan di Jakarta Utara, Dua Bus AKAP Terjaring Razia

Baca juga: VIDEO Larangan Mudik Lebaran, Penjualan Tiket Bus AKAP Di Terminal Kalideres Anjlok

"Per 1 Mei ada kenaikan yang merata pada PO, kisaran 50 persen dari harga sebelumnya," kata Bernard Pasaribu.

Bernard Pasaribu mengatakan bahwa kenaikan harga tiket bus AKAP itu biasa terjadi pada tahun-tahun sebelumnya menjelang Lebaran bahkan sebelum wabah Covid-19.

Hanya saja menurut Bernard, para PO tahun ini mulai menaikkan harga tiket bus AKAP karena adanya peraturan larangan mudik tersebut.

Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Pulogebang mengalami lonjakan beberapa hari jelang aturan larangan mudik diberlakukan.

Baca juga: VIDEO Peringatan Hari Buruh Internasional, Buruh Kepung Kantor Bupati Bogor

Bernard mengatakan, lonjakan penumpang sekitar 40 persen dari hari sebelumnya yang didominasi oleh penumpang tujuan Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Sumatera.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved