Breaking News:

May Day

Polisi Amankan 22 Anarko yang Menyusup saat Demo Memperingati May Day di Patung Kuda Monas

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri mengatakan dalam aksi demo di depan pantung kuda, Monas, sempat disusupi kelompok anarko.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
TRIBUNNEWS/FRANSISKUS ADHIYUDA
Buruh berunjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional alias May Day, di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (1/5/2021). Sayang, aksi tersebut disusupi oleh kelompok Anarko. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri mengatakan dalam aksi demo di depan pantung kuda, Monas Jakarta Pusat sempat disusupi kelompok anarko yang berusaha memprovokasi.

Kini ke-22 orang kelompok anarko itu telah diamankan oleh polisi.

Dan saat ini tengah menjalani pemeriksan atas indikasi adanya upaya membuat rusuh di aksi May Day Patung Kuda.

"Kalau ini lan anarko ya. Mereka biasa diduga ada indikasi buat kerusuhan. Seperti biasa mereka ada dugaan mau buat kerusuhan makanya kita amankan kita periksa," kata Yusri, Sabtu (1/5/2021).

Baca juga: Di Peringatan May Day, Jokowi Disindir Ogah Temui Buruh tapi Hadiri Pernikahan Atta Halilintar-Aurel

Baca juga: 9 Petisi May Day 2021 untuk Jokowi, Buruh Minta Periode Karyawan Kontrak Dibatasi Maksimal 7 Tahun

Dikatakan Yusri, sebelumnya polisi juga mengamankan puluhan orang, namun mereka bukan dari Anarko.

Mereka adalah massa yang melakukan aksi demo hanya saja tidak memiliki izin.

"Kalo yang tadi itu mau demo tapi nggak ada izinnya. Sudah diamankan dan udah dipulangkan cuman dadakan aja," katanya.

Sebelumnya, sebanyak 30 orang massa aksi buruh yang sempat datang ke lokasi aksi May Day di Patung Kuda, Monas, diamankan petugas kepolisian.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto yang ada di lokasi mengatakan jika ke-30 orang tersebut tidak memiliki izin atas aksinya di patung kuda, Monas Jakarta Pusat.

Baca juga: Polres Pelabuhan Tanjung Priok Siagakan 257 Personel Gabungan Amankan Aksi May Day

Baca juga: Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma Ajak Buruh Lakukan Kegiatan Positif saat Peringatan May Day

"Mereka tidak ada izin, jadi kami amankan," kata Setyo.

Dikatakan Setyo, jika ke-30 orang yang diamankan ini sempat menganggu arus lalu lalu lintas sebelum diamankan oleh petugas.

Selanjutnya mereka juga sempat akan melakukan aksi pembakaran spanduk di pantung kuda.

Setelah ditelusuri rupanya ke-30 orang tersebut tidak memiliki izin.

Sehingga polisi mengamankan mereka untuk dimintai keterangan apalagi, saat pemeriksaan juga ditemukan adanya benda seperti pilok.

"Jadi mereka ini melakukan aksi dengan mengganggu lalu lintas, dan akan melakukan pembakaran spanduk. Kita periksa tak punya izin jadi kita amankan dulu, kita periksa," ujarnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved