Bulan Suci Ramadan

Langgar Protokol Kesehatan serta Sengaja Buka di Bulan Ramadan, Gen's Bar & Resto Disegel Petugas

Langgar Protokol Kesehatan serta Sengaja Buka di Bulan Ramadan, Gen's Bar & Resto Disegel Petugas. Begitu juga dengan sebuah bar lainnya di Melawai

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Kasatpol PP DKI Jakarta, Arifin menggeruduk Gen's Bar & Resto,Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (30/4/2021). Bar itu diketahui sengaja buka di Bulan Ramadan dan langgar protokol kesehatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sengaja langgar peraturan, mulai dari buka di tengah Bulan Suci Ramadan hingga langgar ketentuan PPKM berskala mikro, dua bar di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan disegel petugas pada Jumat (30/4/2021) malam.

Penyegelan dua bar yang dipimpin Kasatpol PP Jakarta Selatan, Arifin itu berawal dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan jajaran Satpol PP DKI Jakarta terhadap sejumlah tempat usaha pariwisata di kawasan Melawai.

Sekilas terlihat, bar sudah terlihat tertutup dari sisi luar. 

Namun, ketika petugas Satpol PP merangsek ke dalam bar, terlihat banyak pengunjung yang tengah asyik menikmati minuman keras.

“Ini jam operasionalnya sudah dilewati ya. Harusnya tutup jam 9 malam. Jadi saya minta supaya tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran seperti ini lagi ya,” ujar Arifin kepada pengelola bar Gen's Bar & Resto. 

“Saya mohon jadi perhatian ya. Karena prokes ini kembali kepada bapak-bapak sekalian. Prokes ini, penyebaran Covid-19 ini tak menjadi tanggung jawab aparat saja, tapi kita semua tanggung jawab,” tambahnya.

Setelah melakukan pendataan, pihaknya kemudian meminta seluruh pengunjung untuk meninggalkan bar.

Hal serupa dilakukan di sebuah bar lainnya. 

Usai membubarkan pengunjung, petugas kemudian menyegel bar dengan menempelkan stiker di gerbang masuk. 

Kedua bar tersebut dilarang beroperasi ke depannya.

“Malam ini kami gabungan dari satuan Kogartap melakukan pengawasan di sekitar Blok M. Ada dua tempat yang kita lakukan penindakan, tempat ini yang ternyata kegiatan operasional sudah dilanggar, pengaturan jarak juga dilanggar,” ujar Arifin kepada wartawan.

Baca juga: Ramadan Barokah, Kombes Azis Andriansyah Naik Vespa Pimpin Pembagian Takjil kepada Warga Jaksel

Tak hanya melanggar batas waktu operasional dan protokol kesehatan, bar tersebut diungkapkannya melanggar ketentuan mengenai operasional selama bulan Ramadan. 

Diketahui, bar maupun tempat usaha pariwisata dilarang beroperasi selama bulan Ramadan.

“Saya minta tanggung jawab semua pelaku usaha untuk bisa berdisiplin terhadap semua ketentuan yang telah ditetapkan,” ujar Arifin.

Baca juga: Buka Lapangan Kerja, Sandi Kolaborasi Pemprov Aceh Kejar Investasi USD 1 Miliar Uni Emirat Arab

Kelabui Petugas

Jauh sebelum aparat Satpol PP melakukan penindakan, sejumlah karaoke di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan diketahui masih nekat beroperasi selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Namun, pengunjung yang diperbolehkan masuk hanya mereka yang diundang dan memiliki kata kunci atau kode.

Langkah itu diduga dilakukan untuk mengelabui petugas.

Satu di antaranya adalah Zeloso Ktv & Lounge.

Berdasarkan pengamatan pada Selasa (9/2/2021) malam, gedung karaoke yang berlokasi di kawasan yang terkenal dengan sebutan Little Tokyo itu terlihat gelap.

Pintu utama pun tertutup rapat.

Sekilas terlihat, karaoke khusus dewasa tidak beroperasi.

Sejumlah Tempat Hiburan di Blok M Square Nekat Beroperasi, Kelabui Aparat Lewat Beragam Modus

Namun, berdasarkan penuturan seorang pegawai, tempat karaoke yang berada persis di seberang Stasiun MRT Blok M Plaza itu tetap beroperasi.

Hanya saja, pengunjung yang diperbolehkan masuk terbatas kepada langganan.

Mereka pun diminta untuk menyebutkan kata kunci atau password untuk bisa masuk ke dalam gedung karaoke.

"Dari awal PSBB juga tetap buka-nggak ada libur-liburnya, masuknya dari basement, begitu parkir langsung naik lift ke lantai satu, dari situ langsung naik ke karaoke," ungkap seorang pegawai menunjuk basement bertuliskan 'parkir khusus tamu Zeloso Ktv & Lounge'.

"Tapi cuma langganan aja, nggak sembarangan," tambahnya.

Pantauan di lokasi, lokasi basement yang menjadi akses utama menuju gedung Zeloso Ktv & Lounge terlihat dijaga oleh petugas keamanan..

Pria yang berseragam safari itu terlihat fokus mengamati setiap pejalan kaki yang melintas.

Gercep Pemulihan Pasca Banjir, Isnawa Adji Rebut Wiper Lantai Bersihkan Lumpur di Rawajati

Bergeser ke lokasi selanjutnya, modus serupa juga dilakukan oleh pengelola Karaoke M Point.

Karaoke yang berlokasi di atas Yuki Restaurant itu diketahui tetap beroperasi selama PSBB.

Namun, serupa dengan Zeloso Ktv & Lounge, tamu yang diharapkan hanya terbatas langganan dengan menerapkan sistem undangan.

Pengunjung yang datang harus menyebutkan kata sandi atau kode untuk dapat mengakses ruang karaoke yang berada di lantai tiga restoran bernuansa Jepang itu. 

Terkait hal tersebut, seorang pegawai Yuki Restaurant membantah.

Sebab, karaoke tidak beroperasi sejak PSBB diberlakukan.

"Karaoke memang ada di atas, tapi sejak PSBB ini, karaoke kita sama sekali tutup," ungkap seorang pegawai pria berseragam ungu.

Kebut Pemulihan Parekraf, Sandi dan Yasonna laoly Rumuskan Visa Long Term Untuk Wisawatan Asing

Tidak hanya itu, dirinya pun menegaskan jam buka restoran juga kini dibatasi sesuai dengan edaran Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta, yakni hingga pukul 21.00 WIB.

"Kalau mau di seberang aja, buka sampe malem. kalau kita di sini restoran cuma sampe jam sembilan malem," ungkapnya menunjuk Gen's Bar & Resto.

Suasana Gen's Bar & Resto di Komplek Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (9/2/2021) malam. Kafe tersebut terbukti melanggar peraturan PSBB.
Suasana Gen's Bar & Resto di Kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (9/2/2021) malam. Kafe tersebut terbukti melanggar peraturan PSBB. (Warta Kota)

Sita Ponsel

Penuturan seorang pegawai Yuki Restaurant dibenarkan oleh juru parkir di sekitar lokasi.

Pria itu menyebutkan Gen's Bar & Resto tetap beroperasi hingga larut malam.

"Aturannya itu kan emang sampe jam sembilan malem, tapi kalau di situ mah nggak ada begitu-begituan, buka terus. malah biasanya sampe jam dua malem," ungkap sang juru parkir berseragam oranye itu meyakinkan.

Membuktikan pernyataan juru parkir, Warta Kota mencoba masuk ke dalam Gen's Bar & Resto.

Sekilas, kafe yang terdapat tulisan Little Tokyo Blok M pada bagian atas gedungnya itu terlihat layaknya seperti kafe pada umumnya.

Aneka minuman keras hingga makanan ringan ditawarkan di kafe berlantai dua itu.

Namun berbeda dengan restoran atau kafe di kawasan Blok M lainnya yang lebih dulu tutup, kafe itu terlihat tetap mempersilahkan pengunjung masuk walau jarum jam sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB.

Pegawai dengan ramah menyapa setiap pengunjung yang datang seraya bergegas mematikan lampu depan dan menutup rolling door guna menyamarkan aktivitas.

Setibanya di dalam kafe, pegawai pun meminta kepada setiap pengunjung yang datang untuk menyerahkan ponsel.

"Mohon maaf, kalau mau lanjut sampai jam 12 malam, hape-nya (ponsel) kita simpan dulu di loker, semua pengunjung di sini sama (disimpan)," ungkap seorang pegawai meminta ponsel kepada Warta Kota.

Permintaan tersebut juga disampaikan pria berambut gondrong itu kepada seluruh pengunjung lainnya yang baru masuk.

Mereka pun tidak terlihat keberatan ketika menyerahkan ponsel yang dikumpulkan sang pegawai ke dalam kotak khusus yang dibawanya.

Begitu juga dengan suasana yang hening karena suara musik yang dikecilkan. 

Para pengunjung yang terlihat berjumlah lebih dari belasan orang itu tetap asik menikmati suasana tanpa ada satupun yang menerapkan protokol kesehatan.

Mereka terhanyut dengan suasana tanpa ada rasa kekhawatiran.

Suasana kafe itu berlarut hingga tengah malam.

Walau jarum jam sudah menunjukkan pukul 00.00 WIB, para pengunjung tetap menikmati suasana. 

Gelapnya lampu depan, tertutupnya rolling door serta suara musik yang redup memang menyamarkan adanya aktivitas di dalam kafe.

Namun, terdapat seorang pegawai Gen's Bar & Resto yang tetap berjaga di teras kafe.

Tindak Tegas

Terkait hal tersebut, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Jakarta Selatan, Nanto Dwisubekti menegaskan akan menindaklanjuti laporan adanya tempat hiburan yang nekat beroperasi dan melanggar peraturan PSBB.

Apalagi, lanjutnya, pihak pengelola tempat hiburan malam diketahui sengaja menyamarkan aktivitasnya dengan tujuan mengelabui aparat.

"Kita segera tindaklanjuti. Kalau terbukti melanggar ketentuan, bila perlu langsung kita tutup permanen," tegasnya ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada Rabu (10/2/2021).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved