Breaking News:

Hari Buruh

Hari Buruh, Polres Metro Bekasi Kota Kerahkan 945 Personel, Sediakan Rapid Test Hingga Swab Antigen

Di Hari Buruh atau Mayday, Polres Metro Bekasi Kota kerahkan 945 personel gabungan hingga sediakan rapid test dan swab antigen, Sabtu (1/5/2021).

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Panji Baskhara
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Di Hari Buruh atau Mayday, Polres Metro Bekasi Kota kerahkan 945 personel gabungan hingga swab antigen, Sabtu (1/5/2021). 

Tak hanya kendaraan roda dua maupun roda empat yang tidak dapat melintas di jalan Medan Merdeka Barat.

Namun juga pengalihan dilakukan untuk Transjakarta.

Hal ini karena massa buruh mulai menumpuk di depan Gedung Indosat.

Sementara petugas kepolisian nampak memasang mobil barikade polisi dari belakang kawat berduri, puluhan petugas kepolisian pun juga terlihat berbaris untuk mengamankan aksi demo.

Sementara itu, massa buruh mulai datang berasal dari Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI), KSPI, SEDAR dan beberapa Serikat Buruh lainnya.

Mereka nampak berorasi diatas mobil Komando.

Perwakilan GSBI DKI Jakarta menyampaikan selamat hari buruh.

Dalam momentum itu, para buruh harus mengingatkan perjuangan mereka.

Kaum buruh juga menjadi pemimpin kebebasan.

"Semua buruh menuntut kesejahteraan kawan kawan. Kita yang berada di sini berada di tengah jalan berpanas panas"

"tidak cukup hanya mempersoalkan masalah di pabriknya saja kawan-kawan," kata orator aksi di atas mobil komando, Sabtu (1/5/2021).

Menuntut Kesejahteraan

Massa buruh tergabung dalam Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI), kini berdemo di depan Patung Kuda Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (1/4/2021).

Pantauan wartakotalive.com, atas aksi demo yang dilakukan oleh puluhan buruh ini membuat arus lalu lintas mengarah Harmoni ditutup sebagian, dan hanya dibuka untuk jalur busway.

Kendaraan yang akan melintas menuju Harmoni hanya dapat melintasi jalur busway, sementara jalur utama di tutup oleh kendaraan barikade polisi.

Massa aksi yang tergabung dalam Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) nampak tetap terapkan protokol kesehatan jaga jarak saat melaksanakan aksi demo di depan Patung Kuda.

Para buruh satu persatu tetap membawa spanduk, hingga bendera.

Hanya saja mereka di minta untuk tetap menjaga jarak saat melaksanakan aksi demo dalam peringatan May Day.

Perwakilan GSBI DKI Jakarta menyampaikan selamat hari buruh.

Dalam momentum itu, para buruh harus mengingatkan perjuangan mereka. Kaum buruh juga menjadi pemimpin kebebasan.

"Semua buruh menuntut kesejahteraan kawan kawan. Kita yang berada di sini berada di tengah jalan berpanas panas tak cukup hanya mempersoalkan masalah di pabriknya saja kawan-kawan" ujar orator aksi di atas mobil komando, Sabtu (1/5/2021).

Bagi mereka, aksi 1 Mei 2021 (May Day) ini bertujuan mengingatkan masyarakat soal hak-hak dasar ekonomi politik.

Selain itu mengingatkan kebudayaan kaum buruh, agar tidak diberikan oleh kaum kapitalis, terlebih di masa krisis dan pandemi Covid-19.

Menurut mereka, di bawah sistem kapitalis pengetahuan dan produksi massal modern tersebut hanya untuk memperoleh laba

"yang semuanya berubah menjadi "laba-laba monster raksasa" yang menghisap keringat dan darah kaum buruh"

"Sistem kapitalisme yang sekarat dan parasit tidak hanya merampas hasil kerja dalam pabrik-pabrik, pertanian dan perdagangan," kata Orator.

Selain itu, kaum kapitalis monopoli internasional dan negaranya telah menjadikan Covid-19 sebagai dasar yang sangat "manusiawi".

Menurut mereka, hal itu untuk menanamkan kapital finans-nya yang "tidak berperikemanusiaan", berupa utang dan investasi di negeri-negeri miskin seperti Indonesia/

"Hanya untuk untuk membeli vaksin Covid-19 pun harus utang dan antri" seruannya.

Menurutnya kembali, pandemi Covid-19 diubah sedemikian rupa sebagai instrumen baru.

Hal itu untuk menghisap rakyat dari seluruh dunia dan menindas hak-hak demokratis dalam lapangan politik dan kebudayaan.

Polisi Siaga Antisipasi Pergerakan Buruh

Sebanyak 300 personel Polres Metro Jakarta Utara disiagakan dalam rangka mengantisipasi peringatan Hari Buruh, Sabtu (1/5/2021).

Menurut Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Guruh Arif Darmawan, pihaknya kini antisipasi pergerakan buruh di Jakarta Utara dengan menyiagakan ratusan personel. 

"Dari Polres Metro Jakarta Utara menyiagakan 3 SSK (Satuan Setingkat Kompi). Total personilnya sekitar 300 anggota," kata Guruh. 

Ratusan personil tersebut sifatnya bersiaga di markas.

Bila ada informasi terkait pergerakan massa buruh maupun aksi yang libatkan orang banyak, mereka segera meluncur ke lokasi.

"Jika ada kerawanan apa pun kita siap kerahkan personil. Karena kita tahu ini tanggal merah, tapi personil siap siaga," katanya.

Adapun di Jakarta Utara belum ada pergerakan dari buruh untuk memperingati Hari Buruh.

Meski begitu rencananya akan ada buka puasa bersama dengan buruh di Pos 9, Pelabuhan Tanjung Priok.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan personel mengantisipasi peringatan Hari Buruh atau May Day.

Unjuk rasa diperkirakan bakal digelar di sejumlah titik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan beberapa di antaranya yaitu di Patung Kuda, Mahkamah Konstitusi (MK), Kantor International Labour Organization (ILO).

"Kami siapkan 6.394 personel. Hampir semua tempat juga membuat kegiatannya. Baik dengan membuat di muka umum atau secara virtual," ujar Yusri, Jumat (30/4/2021).

Aparat kepolisian tak melarang kegiatan untuk menyampaikan aspirasi di tempat umum termasuk peringatan Hari Buruh.

Hanya saja para peserta unjuk rasa wajib mematuhi protokol kesehatan.

"Kami akan dengan tegas melakukan penindakan apabila melanggar prokes. Makanya kami sudah koordinasi dengan beberapa serikat pekerja seperti SPSI dan KSPI," ujar Yusri.

300 Polantas Dikerahkan Atur Lalin di Kawasan Protokol

Sebanyak 300 petugas lalu lintas dari Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat dikerahkan saat peringatan May Day atau aksi buruh yang digelar pada Sabtu (30/4) besok.

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardi mengatakan ratusan personil itu akan ditempatkan dibeberapa titik adanya aksi May Day yang dilakukan oleh para buruh.

"Kami menerjukan sebanyak 300 personel untuk melaksanakan rekayasa lalu lintas," kata Lilik dikonfirmasi, Jumat (30/4/2021).

Dikatakan Lilik, terkait arus lalu lintas saat May Day pihaknya memberlakukan pengaturan arus lalu lintas secara situasional, begitupula terkait penutupan maupun rekayasa arus lalu lintas, di sekitar aksi May Day.

"Kami melihat situasional di lapangan, kalau jumlah banyak baru kami akan melaksanakan rekasaya lalu lintas," katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengerahkan 6.394 personel gabungan TNI, Polri dan Satuan Tugas Polisi (Satpol PP) untuk mengantisipasi aksi buruh yang jatuh pada Sabtu (1/5) besok. 

Pasukan gabungan sejumlah titik rawan seperti di Mahkamah Konstitusi, Patung Kuda, sampai dengan Sudirman-Thamrin.

"Kami akan menerjunkan sekitar 6.394 personil gabungan yang akan kita turunkan, mulai dari TNI-Polri hingga Pemerintah Daerah untuk mengantisipasi turunnya massa besok ya"

"Karena memang sudah ada yang melaporkan bahwa akan turun dijalan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, di Jakarta, Jumat (30/4).

Yusri mengatakan pihaknya juga menyediakan layanan swab antigen gratis bagi para buruh sebelum melaksanakan aksi.

Namun untuk lokasi pelaksanaan swab antigen ini belum ditetapkan dan menunggu kepastian dari pengurus serikat buruh.

"Kami juga menyediakan tes swab antigen esok yang diperuntukan kepada buruh sebelum melakukan aksi"

"Untuk lokasinya, kita belum bisa tetapkan karena masih menunggu dari SPSI dan KSPI yang menaungi buruh," katanya.

Hindari Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin

Diberitahukan kepada warga DKI Jakarta dan sekitarnya yang akan melintasi Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin, agar mencari jalan alternatif.

Pasalnya, hari ini, Sabtu (1/5/2021), Polda Metro Jaya melakukan penutupan jalan di kedua ruas jalan itu.

Penutupan Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin itu dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Buruh yang jatuh pada hari ini, Sabtu (1/5/2021).

Adapun penutupan di kedua ruas jalan itu akan mulai berlaku pukul 08.00 hingga pukul 19.00 WIB.

Sementara itu Polda Metro Jaya melalui laman @TMCPoldaMetro merilis peta alih arus tersebut pada Sabtu, sebagai berikut:

Ini Harapan Menaker di Hari Buruh 2021

Sebelumnya diberitakan, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyebut Hari Buruh atau May Day 2021 adalah perayaan atas harapan yang dia dorong peringatannya diisi dengan kegiatan positif.

"Peringatan May Day tahun ini mari kita isi dengan kegiatan-kegiatan positif. Kegiatan-kegiatan yang dapat membantu dan mendukung satu sama lain"

"mengingat pandemi COVID-19 berdampak besar terhadap kondisi ketenagakerjaan kita," kata Menaker Ida dalam pernyataan resmi di Jakarta sebagaimana dikutip Antara, Jumat malam.

Menjelang perayaan Hari Buruh, yang akan dilakukan pada Sabtu (1/5), Ida mengatakan bahwa perayaan tahun ini harus dimaknai sebagai perayaan atas harapan untuk sama-sama membangun Indonesia yang lebih baik.

Meski pandemi Covid-19 telah berimbas besar bagi berbagai sektor, termasuk kesehatan dan perekonomian, tapi ia meminta semua pihak agar tetap menjaga optimisme.

Optimisme itu sangat penting untuk menghadapi pandemi Covid-19, selain kreativitas dan inovasi yang juga harus terus dilakukan agar semua sektor dapat bangkit.

"May Day tahun ini harus kita maknai sebagai perayaan atas harapan untuk kita sama-sama membangun Indonesia ke arah yang menggembirakan, ke arah yang lebih baik, meskipun masih dalam pandemi Covid-19," ujar Ida.

Terkait perayaan Hari Buruh yang akan dilakukan para pekerja di seluruh Indonesia, Menaker secara khusus mengingatkan bahwa pandemi masih tetap berlangsung dan kegiatan harus dilakukan dengan protokol kesehatan yang tertib untuk mencegah penularan Covid-19.

"Situasi saat ini masih pandemi. Saya ingatkan sekali lagi agar teman-teman pekerja atau buruh maupun teman-teman pengusaha yang nanti merayakan May Day agar tetap mengikuti protokol kesehatan," tutur Ida.

(Wartakotalive.com/ABS/JHS/JOS/SumberLain)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved