Breaking News:

Berita nasional

DPR Akan Panggil Erick Thohir Bahas Kasus Penggunaan Antigen Bekas di Bandara Kualanamu

Pemanggilan Erick Thohir dilakukan guna membahas kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas yang dilakukan pegawai PT Kimia Farma Diagnostika

Tribunnews.com
Menteri BUMN Erick Thohir akan dipanggil DPR terkait kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas yang dilakukan pegawai PT Kimia Farma Diagnostika di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara 

Wartakotalive.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung mengatakan pihaknya akan memanggil Menteri BUMN Erick Thohir.

Pemanggilan Erick Thohir dilakukan guna membahas kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas yang dilakukan pegawai PT Kimia Farma Diagnostika di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara.

Martin mempercayakan proses hukum kasus tersebut kepada kepolisian.

Namun, dalam manajemen perusahaan juga harus ada tindakan dan evaluasi mendalam.

“Saya serahkan pada Polisi untuk melakukan pengusutan kasus tersebut sampai tuntas. Namun tidak hanya pelanggaran hukum saja yang kita lihat, ada juga permasalahan dalam fungsi pengawasan dalam manajemen perusahaan. Oleh sebab itulah kita akan panggil Menteri BUMN,” kata Martin kepada wartawan, Sabtu (1/5/2021).

Mengenai jadwal pemanggilan Erick Thohir, Martin akan meminta dilakukan setelah selesai masa reses DPR.

“Pada masa sidang berikutnya, saya bersama Fraksi NasDem di Komisi VI akan panggil, untuk bisa mendapat penjelasan terkait kasus ini,” ujarnya.

Dia menambahkan pada Tahun Anggaran 2021, Komisi VI telah menyetujui anggaran Rp 2 Triliun untuk Holding BUMN di sektor Farmasi.

Hal ini juga akan dipertanyakan dalam pemanggilan Erick nantinya.

“Kalau anggaran ini penggunaannya tidak diawasi dengan baik dan ketat, serta manajemen tidak diperbaiki, kami takut anggaran tersebut menjadi sia-sia. Itu juga harus dijelaskan Menteri BUMN kepada kami di Komisi VI,” kata Martin.

Diketahui, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara menetapkan lima orang tersangka karena diduga terlibat dalam praktik penggunaan alat bekas pakai pada layanan Rapid Test Swab Antigen yang disediakan PT Kimia Farma Diagnostik di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara.

Praktik itu kemudian dibongkar polisi pada Selasa (27/4/2021).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul DPR Bakal Panggil Erick Thohir Bahas Kasus Penggunaan Antigen Bekas

Editor: Bambang Putranto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved