Breaking News:

Hari Buruh

Buruh Demo di Patung Kuda Monas, Jalan Medan Merdeka Barat Dialihkan, Polisi Pasang Pagar Berkawat

Di Hari Buruh atau May Day, para buruh demo di Patung Kuda Monas bikin arus lalin Jalan Merdeka Barat dialihkan polisi pasang pagar berkawat.

Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Di Hari Buruh atau May Day, para buruh demo di Patung Kuda Monas, Gambir, Jakarta Pusat, membuat arus lalin Jalan Merdeka Barat dialihkan hingga polisi pasang pagar berkawat, Sabtu (1/5/2021). 

"Sistem kapitalisme yang sekarat dan parasit tidak hanya merampas hasil kerja dalam pabrik-pabrik, pertanian dan perdagangan," kata Orator.

Selain itu, kaum kapitalis monopoli internasional dan negaranya telah menjadikan Covid-19 sebagai dasar yang sangat "manusiawi".

Menurut mereka, hal itu untuk menanamkan kapital finans-nya yang "tidak berperikemanusiaan", berupa utang dan investasi di negeri-negeri miskin seperti Indonesia/

"Hanya untuk untuk membeli vaksin Covid-19 pun harus utang dan antri" seruannya.

Menurutnya kembali, pandemi Covid-19 diubah sedemikian rupa sebagai instrumen baru.

Hal itu untuk menghisap rakyat dari seluruh dunia dan menindas hak-hak demokratis dalam lapangan politik dan kebudayaan.

Polisi Siaga Antisipasi Pergerakan Buruh

Sebanyak 300 personel Polres Metro Jakarta Utara disiagakan dalam rangka mengantisipasi peringatan Hari Buruh, Sabtu (1/5/2021).

Menurut Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Guruh Arif Darmawan, pihaknya kini antisipasi pergerakan buruh di Jakarta Utara dengan menyiagakan ratusan personel. 

"Dari Polres Metro Jakarta Utara menyiagakan 3 SSK (Satuan Setingkat Kompi). Total personilnya sekitar 300 anggota," kata Guruh. 

Ratusan personil tersebut sifatnya bersiaga di markas.

Bila ada informasi terkait pergerakan massa buruh maupun aksi yang libatkan orang banyak, mereka segera meluncur ke lokasi.

"Jika ada kerawanan apa pun kita siap kerahkan personil. Karena kita tahu ini tanggal merah, tapi personil siap siaga," katanya.

Adapun di Jakarta Utara belum ada pergerakan dari buruh untuk memperingati Hari Buruh.

Meski begitu rencananya akan ada buka puasa bersama dengan buruh di Pos 9, Pelabuhan Tanjung Priok.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan personel mengantisipasi peringatan Hari Buruh atau May Day.

Unjuk diperkirakan bakal digelar di sejumlah titik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan beberapa di antaranya yaitu di Patung Kuda, Mahkamah Konstitusi (MK), Kantor International Labour Organization (ILO).

"Kami siapkan 6.394 personel. Hampir semua tempat juga membuat kegiatannya. Baik dengan membuat di muka umum atau secara virtual," ujar Yusri, Jumat (30/4/2021).

Aparat kepolisian tak melarang kegiatan untuk menyampaikan aspirasi di tempat umum termasuk peringatan Hari Buruh.

Hanya saja para peserta unjuk rasa wajib mematuhi protokol kesehatan.

"Kami akan dengan tegas melakukan penindakan apabila melanggar prokes. Makanya kami sudah koordinasi dengan beberapa serikat pekerja seperti SPSI dan KSPI," ujar Yusri.

300 Polantas Dikerahkan Atur Lalin di Kawasan Protokol

Sebanyak 300 petugas lalu lintas dari Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat dikerahkan saat peringatan May Day atau aksi buruh yang digelar pada Sabtu (30/4) besok.

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardi mengatakan ratusan personil itu akan ditempatkan dibeberapa titik adanya aksi May Day yang dilakukan oleh para buruh.

"Kami menerjukan sebanyak 300 personel untuk melaksanakan rekayasa lalu lintas," kata Lilik dikonfirmasi, Jumat (30/4/2021).

Dikatakan Lilik, terkait arus lalu lintas saat May Day pihaknya memberlakukan pengaturan arus lalu lintas secara situasional, begitupula terkait penutupan maupun rekayasa arus lalu lintas, di sekitar aksi May Day.

"Kami melihat situasional di lapangan, kalau jumlah banyak baru kami akan melaksanakan rekasaya lalu lintas," katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengerahkan 6.394 personel gabungan TNI, Polri dan Satuan Tugas Polisi (Satpol PP) untuk mengantisipasi aksi buruh yang jatuh pada Sabtu (1/5) besok. 

Pasukan gabungan sejumlah titik rawan seperti di Mahkamah Konstitusi, Patung Kuda, sampai dengan Sudirman-Thamrin.

"Kami akan menerjunkan sekitar 6.394 personil gabungan yang akan kita turunkan, mulai dari TNI-Polri hingga Pemerintah Daerah untuk mengantisipasi turunnya massa besok ya"

"Karena memang sudah ada yang melaporkan bahwa akan turun dijalan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, di Jakarta, Jumat (30/4).

Yusri mengatakan pihaknya juga menyediakan layanan swab antigen gratis bagi para buruh sebelum melaksanakan aksi.

Namun untuk lokasi pelaksanaan swab antigen ini belum ditetapkan dan menunggu kepastian dari pengurus serikat buruh.

"Kami juga menyediakan tes swab antigen esok yang diperuntukan kepada buruh sebelum melakukan aksi"

"Untuk lokasinya, kita belum bisa tetapkan karena masih menunggu dari SPSI dan KSPI yang menaungi buruh," katanya.

Hindari Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin

Diberitahukan kepada warga DKI Jakarta dan sekitarnya yang akan melintasi Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin, agar mencari jalan alternatif.

Pasalnya, hari ini, Sabtu (1/5/2021), Polda Metro Jaya melakukan penutupan jalan di kedua ruas jalan itu.

Penutupan Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin itu dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Buruh yang jatuh pada hari ini, Sabtu (1/5/2021).

Adapun penutupan di kedua ruas jalan itu akan mulai berlaku pukul 08.00 hingga pukul 19.00 WIB.

Sementara itu Polda Metro Jaya melalui laman @TMCPoldaMetro merilis peta alih arus tersebut pada Sabtu, sebagai berikut:

Ini Harapan Menaker di Hari Buruh 2021

Sebelumnya diberitakan, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyebut Hari Buruh atau May Day 2021 adalah perayaan atas harapan yang dia dorong peringatannya diisi dengan kegiatan positif.

"Peringatan May Day tahun ini mari kita isi dengan kegiatan-kegiatan positif. Kegiatan-kegiatan yang dapat membantu dan mendukung satu sama lain, mengingat pandemi COVID-19 berdampak besar terhadap kondisi ketenagakerjaan kita," kata Menaker Ida dalam pernyataan resmi di Jakarta sebagaimana dikutip Antara, Jumat malam.

Menjelang perayaan Hari Buruh, yang akan dilakukan pada Sabtu (1/5), Ida mengatakan bahwa perayaan tahun ini harus dimaknai sebagai perayaan atas harapan untuk sama-sama membangun Indonesia yang lebih baik.

Meski pandemi Covid-19 telah berimbas besar bagi berbagai sektor, termasuk kesehatan dan perekonomian, tapi ia meminta semua pihak agar tetap menjaga optimisme.

Optimisme itu sangat penting untuk menghadapi pandemi Covid-19, selain kreativitas dan inovasi yang juga harus terus dilakukan agar semua sektor dapat bangkit.

"May Day tahun ini harus kita maknai sebagai perayaan atas harapan untuk kita sama-sama membangun Indonesia ke arah yang menggembirakan, ke arah yang lebih baik, meskipun masih dalam pandemi Covid-19," ujar Ida.

Terkait perayaan Hari Buruh yang akan dilakukan para pekerja di seluruh Indonesia, Menaker secara khusus mengingatkan bahwa pandemi masih tetap berlangsung dan kegiatan harus dilakukan dengan protokol kesehatan yang tertib untuk mencegah penularan Covid-19.

"Situasi saat ini masih pandemi. Saya ingatkan sekali lagi agar teman-teman pekerja atau buruh maupun teman-teman pengusaha yang nanti merayakan May Day agar tetap mengikuti protokol kesehatan," tutur Ida.

(Wartakotalive.com/JOS/JHS/SumberLain)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved