Berita Nasional

Buka Lapangan Kerja, Sandi Kolaborasi Pemprov Aceh Kejar Investasi USD 1 Miliar Uni Emirat Arab

Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Kolaborasi Pemprov Aceh Kejar Investasi Uni Emirat Arab Sebesar USD 1 Miliar. Berikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Menparekraf Republik Indonesia, Sandiaga Uno bersama Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di Aceh pada Sabtu (1/5/2021). 

"Investasi ini kita gunakan untuk membangkitkan-memulihkan ekonomi, membuka peluang kerja dan mudah-mudahan kita bisa selesaikan pandemi ini agar kita bisa melanjutkan agenda pembangunan ke depan," tutupnya.

Baca juga: Langgar Jam Operasional saat PPKM Mikro, Warung Kopi di Tugu Utara Koja Dapat Teguran Tertulis

Baca juga: Buruh Demo di Patung Kuda Monas, Jalan Medan Merdeka Barat Dialihkan, Polisi Pasang Pagar Berkawat

Pernyataan Sandiaga Uno disambut baik Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Pemprov Aceh ditegaskannya mendukung penuh semua kebijakan pemerintah pusat, khususnya terkait investasi Uni Emirat Arab di Aceh.

Hal tersebut dibuktikannya lewat sejumlah persiapan, seperti hibah lahan milik Pemprov ke pemerintah pusat, persiapan perizinan dan lainnya.

"Saya dapat pencerahan dari Pak Menteri, biasanya menurut pengalaman Pak Menteri, sesudah masuk satu dari Uni Emirat Arab itu akan ada ikutannya, kita tentunya berharap itu terjadi dan mudah-mudahan ada bidang-bidang lain yang terbuka," ungkap Nova Iriansyah.

"Dan memang untuk Uni Emirat Arab itu Mubadala Oil and Gas sudah masuk di Pulau Andaman, dan ini mudah-mudahan pariwisata yang kedua dan seterusnya," tambahnya.

Bersamaan dengan rencana investasi dari Uni Emirat Arab, dirinya pun berharap agar Sandiaga Uno dapat mengajak kalangan pengusaha untuk berinvestasi di Aceh.

Tujuannya agar membuka lapangan kerja, pemulihan ekonomi hingga penurunan angka kemiskinan.

"Saya juga berharap melalui Pak Menteri Sandiaga Uno, beliau sudah malang melintang di dunia usaha, mengajak teman-teman pengusaha lain untuk berinvestasi di Aceh," ujar Nova Iriansyah.

"Dan ini kita harapkan bisa segera membuka peluang untuk peningkatan ekonomi di Aceh dan tentu penurunan angka kemiskinan," jelasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved