Aksi Buruh Kota Bekasi Peringati Mayday Berakhir Siang, Massa Lanjutkan Aksi Secara Virtual

Buruh dari elemen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bekasi melalukan aksi dalam rangka memperingati Hari Buruh.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Rangga Baskoro
Buruh di Bekasi memperingati Hari Buruh dengan menggelar unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Bekasi dan membubarkan diri pada siang hari dilanjutkan dengan aksi secara virtual. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Buruh dari elemen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bekasi melalukan aksi dalam rangka memperingati Hari Buruh atau May Day di depan gedung Pemkot Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Sabtu (1/5/2021).

Heru Purdianto divisi aksi FSPMI Bekasi menuturkan terdapat dua hal yang menjadi tuntutan buruh. Pertama meminta presiden untuk segera menerbitkan perpu guna membatalkan Undang-Undang Omnibus Law Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, khususnya klaster ketenagakerjaan.

Baca juga: Hari Buruh, GSBI Berdemo di depan Patung Kuda Monas: Buruh Menuntut Kesejahteraan Kawan-kawan!

"Pada dasarnya di momen mayday ini kami tetap menyuarakan aspirasi kita, yaitu menuntut 2 hal. Pertama meminta presiden untuk mencabut UU omnibus law klaster ketenagakerjaan nomor 11 tahun 2020," ujar Heru di lokasi.

Tuntutan lain, meminta pemerintah untuk segera memberlakukan UMK tanpa syarat dan UMSK tidak dihilangkan.

Sebanyak 300 massa aksi meminta Wali Kota Bekasi untuk membuat surat rekomendasi agar aspirasi mereka bisa ditampung oleh pemerintah pusat.

Baca juga: Hari Buruh Internasional, Imam Budi Hartono Imbau Perusahaan di Depok Tak Tahan THR Karyawan

Aksi buruh FSPMI berakhir pada siang hari. Selanjutnya, mereka akan bertolak ke rumah masing-masing untuk melanjutkan aksi secara virtual dalam rangka mendukung aksi buruh di Jakarta.

"Setelah itu kami akan bergerak ke rumah masing-masing untuk melakukan aksi secara virtual karena teman-teman di DKI melakukan aksi di MK. Jadi kami support virtual," ucapnya.

Dalam peringatan mayday kali ini, ia berharap agar pemerintah bisa lebih memperhatikan nasib buruh di Indonesia.

Baca juga: AWAS, Ada Penutupan Jalan di Hari Buruh, Hindari Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin

"Kami harap pemerintah negera ini lebih bijak kepada kaum buruh yang mana UU omnibus law ini adalah hal yang nyata bahwa perlindungan terhadap buruh sangat dikesampingkan oleh pemerintah. Harapan kami pemerintah kota bekasi bisa support kami," kata Heru.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved