Breaking News:

Virus Corona

Terkumpul 255 Kantong Sejak Awal Pandemi, PMI Kota Depok Minta Penyintas Donorkan Plasma Konvalesen

Hanya Terkumpul 255 Kantong Sejak Awal Pandemi, PMI Kota Depok Minta Penyintas Aktif Donorkan Plasma Konvalesen

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dwi Rizki
istimewa
Wali Kota Depok Mohammad Idris akhirnya menjadi pendonor plasma konvalesen yang ditujukan untuk membantu para pasien penderita Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok telah berhasil mengumpulkan sebanyak 255 kantong plasma konvalesen dari para penyintas Covid-19 sejak awal 2020 lalu.

Ratusan plasma konvalesen ini pun telah disalurkan ke sejumlah rumah sakit di wilayah Depok.

Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Depok Widya Astriyani berharap agar jumlah pendonor plasma konvalesen dapat terus bertambah.

Tujuannya guna memenuhi kebutuhan pasien Covid-19 akan plasma konvalesen.

"Kami sudah mengambil 255 kantong plasma darah dari penyintas Covid-19. Jumlah ini fluktuatif karena setiap harinya selalu ada penambahan pendonor," papar Widya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (30/4/2021).

Guna meningkatkan jumlah tersebut, Widya mengatakan pihaknya terus gencar melakukan sosialisasi untuk mencari calon pendonor yang masuk dalam kriteria.

Beragam cara dilakukan PMI Kota Depok demi memumbuhkan minat pendonor, di antaranya melalui media sosial, surat kabar dan lain-lain.

"Bahkan, kami juga sudah sebar formulir pendaftaran melalui Whatsapp. Cara ini cukup membantu," akunya.

Baca juga: Kisruh Izin Lokasi, PT Agung Intiland Group Kembali Mangkir dari Panggilan DPRD Kabupaten Tangerang

Baca juga: PT Agung Intiland Diduga Bermasalah, Pemerintah Kabupaten Tangerang Diminta Tegas Cabut Izin Lokasi

Baca juga: Tidak Konsisten dan Melanggar Kesepakatan, Izin Lokasi PT BLP Agung Intiland Terancam Dicabut

Baca juga: Diduga Langgar Sejumlah Aturan, DPRD Kab Tangerang Kembali Panggil PT TUM dan PT BLP Agung Intiland

Dalam mendonorkan plasma konvalesen, Widya mengaku tak bisa sembarang orang yang bisa melakukannya, ada banyak persyaratan sebelum mendonor.

Antara lain, perempuan yang belum pernah hamil, telah dinyatakan sembuh dari Covid-19, sehat, bebas gejala Covid-19 selama 14 hari dan memerlihatkan hasil tes PCR negatif.

Usia dan bobot tubuh juga masuk dalam persyaratan yang harus dipenuhi pendonor yaitu berusia 18-60 tahun dengan berat badan minimal 60 kilogram.

“Informasi lebih lanjut, masyarakat bisa menghubungi via Whatsapp melalui dr. Yuli Astuti di nomor 087871299824 dan M Kartono 081314140917,” paparnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved