Breaking News:

Breaking News

BREAKING NEWS: Seluruh Warga Kota Bekasi Dilarang Mudik untuk Sementara

Larangan mudik bagi seluruh warga Kota Bekasi itu dikeluarkan oleh Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Transformasi Pemulihan Ekonomi Kota Bekasi

Editor: Hertanto Soebijoto
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Transformasi Pemulihan Ekonomi Kota Bekasi, Jawa Barat mengeluarkan larangan mudik bagi seluruh warga Kota Bekasi untuk sementara. Foto dok: Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. 

"Petugas kepolisian dan TNI dibantu Dishub dan Satpol PP langsung melakukan pemeriksaan terhadap pengendara yang melintas," kata Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya Kombes Marsudianto, di Cikarang, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: LOKASI SIM Keliling dan Samsat Keliling 29 April 2021 Jakarta, Bogor, Depok dan Kota-kota Indonesia

Dia mengatakan pemeriksaan dilakukan dalam rangka menjalankan Addendum Nomor 3 Tahun 2021 yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait pengetatan sejak H-14 dan H+7 dari tanggal larangan mudik 6-17 Mei 2021.

"Jadi kami lakukan pengetatan dengan pemeriksaan setiap pengendara yang hendak melakukan perjalanan mudik sebelum tanggal larangan mudik," katanya lagi.

Sejumlah kendaraan baik sepeda motor maupun mobil yang dicurigai hendak mudik diberhentikan, dan ditanya apakah mereka telah mengantongi kelengkapan surat hasil tes cepat Covid-19 baik swab antigen maupun PCR.

Jika pemudik tidak memilikinya, kata dia, langsung diarahkan untuk melakukan swab antigen secara gratis yang disediakan Polres Metro Bekasi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi di lokasi yang telah disiapkan.

Baca juga: UPDATE Kasus Jasa Mafia Kekarantinaan, Polisi Tangkap Dua Warga Negara India yang Sempat Buron

Bagi pengendara yang hasilnya dinyatakan nonreaktif dipersilakan melanjutkan perjalanan dan diminta tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sedangkan jika hasilnya reaktif akan diputar balik dan diminta pulang ke rumah untuk dilakukan perawatan.

"Kegiatan ini menindaklanjuti addendum itu tadi, yang mana masyarakat melakukan mudik kami berikan swab gratis. Jangan sampai orang-orang yang OTG akan menyebarkan lagi Covid-19 di tempat dia mudik," katanya pula.

Melihat masih banyaknya masyarakat yang melakukan mudik sebelum larangan mudik 6-17 Mei, Marsudianto mengimbau agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dan sangat diharapkan masyarakat untuk tidak mudik.

Baca juga: BMKG: Waspada, Hujan Lebat Disertai Kilat Diprakirakan Terjadi di Beberapa Wilayah di Jakarta

"Sebaiknya tinggal di rumah, ora mudik ora opo-opo, tidak mudik tidak apa-apa, untuk kesehatan dan keselamatan kita sendiri dan keluarga," ujarnya lagi.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan mengatakan pada kegiatan pengetatan larangan mudik ini, pihaknya menargetkan 300 pemudik diberhentikan dan diminta swab antigen.

"Ada 200 tadi menjalani swab antigen, ini terus berjalan kami siapkan tadi 300 alatnya. Nanti ditambah lagi sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19," katanya lagi. (Antaranews)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved