Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Ahmad Riza Patria Klaim Belum Dapat Laporan Negatif soal Pembelajaran Tatap Muka

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengklaim belum mendapat laporan negatif soal pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM).

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Budi Malau
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengklaim belum mendapat laporan negatif soal pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di 85 sekolah. Saat ini Dinas Pendidikan DKI Jakarta sedang mengevaluasi uji coba pelaksanaan PTM yang dimulai sejak Rabu (7/4/2021) sampai Kamis (29/4/2021) kemarin. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengklaim belum mendapat laporan negatif soal pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di 85 sekolah.

Saat ini Dinas Pendidikan DKI Jakarta sedang mengevaluasi uji coba pelaksanaan PTM yang dimulai sejak Rabu (7/4/2021) sampai Kamis (29/4/2021) kemarin.

“Dari Disdik melakukan pengawasan, pemantauan setiap hari. Sejauh ini kami belum mendapat laporan yang negatif, laporan yang kami terima secara umum sangat baik dan mudah-mudahan ini menjadi solusi yang terbaik ke depan dalam rangka pendidikan anak-anak,” kata Ariza di Balai Kota DKI, Kamis (29/4/2021) malam.

Baca juga: Hasil Evaluasi Uji Coba PTM, Pengawas Masih Dapati Pendidik dan Siswa Tidak Tertib Pakai Masker

Baca juga: Pemkot Bogor Ujicoba 73 Sekolah Bakal Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Ini Kata Dedie A Rachim

Ariza mengatakan, evaluasi pelaksanaan PTM diperlukan untuk mengambil kebijakan di kemudian hari.

Apakah PTM akan dilanjut dengan jumlah besar atau dihentikan.

“Nanti Disdik akan evaluasi, kami akan rapatkan bersama dan simpulkan serta diputuskan yang terbaik bagi anak-anak,” ujar Ariza.

Menurut Ariza, pada dasarnya Pemprov DKI Jakarta ingin memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak.

Apalagi sudah setahun, mereka melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) via online demi menghindari penularan Covid-19.

“Ya mudah-murahan ke depan ada solusi yang terbaik sesuai juga harapan dari pemerintah pusat,” ungkapnya.

Seperti diketahui, sebanyak 85 sekolah di Jakarta telah menerapkan pembelajaran campuran (blended learning), yang terdiri dari 50 persen pembelajaran tatap muka (PTM), dan 50 persen belajar dari rumah melalui online.

Baca juga: Empat Hal Ini Jadi Alasan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Mendukung Segera Digelarnya PTM di Sekolah

Baca juga: Jumlah Sekolah Gelar PTM Terbatas Berbasis ATHB-SP di Kota Bekasi Bertambah, Ini Penjelasan Kadisdik

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved