Breaking News:

Selain Sampah dan Minyak Jelantah, Kali Ciliwung Serta Situ di Depok Bisa Jadi Sumber Energi Baru

Seperti yang kini telah dilakukan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung yang mengolah sampah-sampah tersebut menjadi energi pengganti batu bara.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono berikan sambutan dalam acara Pelatihan Usaha Pemuda Sektor Energi di Era New Normal yang berlangsung di The Margo Hotel, Jalan Margonda Raya, Beji, Depok, Jawa Barat, Rabu (28/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Kota Depok sudah memiliki beberapa potensi energi baru yang mungkin menjadi tantangan sekaligus peluang yakni tentang sampah.

Saat ini, kata Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, setiap RW di kota yang dipimpinnya itu sudah ada komunitas-komunitas sampah yang memilah sampah organik dan nonorganik.

“Sampah saat ini jangan dipandang sebagai musibah namun bisa menjadi barokah. Dari hulu ke hilir penanganan sampah akan ditangani secara profesional dan sampah akan dijadikan sumber energi,” tutur Imam di acara Pelatihan Usaha Pemuda Sektor Energi di Era New Normal.

Kegiatan ini diadakan di The Margo Hotel, Jalan Margonda Raya, Beji, Depok, Jawa Barat, Rabu (28/4/2021).

Acara yang berlangsung dari 28 - 30 April 2021 itu dibuka oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara virtual, diikuti dengan sambutan Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono yang hadir secara langsung.

Selain itu, kata Ketua DPD PKS Kota Depok, di kota berjuluk Sejuta Maulid Nabi ini juga telah menerapkan sistem menabung minyak jelantah yang dikatakannya dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi baru bila diolah secara kreatif dan inovatif.

“Minyak jelantah kalau dipakai manusia secara terus menerus akan menimbulkan penyakit. Sedangkan jika dibuang begitu saja akan menimbulkan pencemaran lingkungan. Karena itu kita olah sebagai sumber energi baru seperti Bio Solar,” akunya.

Beragam cara dikatakan jebolan Teknik Kimia Universitas Indonesia dapat dilakukan melalui pengolahan sampah yang baik demi menciptakan energi terbarukan.

Seperti yang kini telah dilakukan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung yang mengolah sampah-sampah tersebut menjadi energi pengganti batu bara.

“Untuk di TPA Cipayung kita gunakan sampah sebagai RDF (Refuse Derived Fuel) atau sering disebut energi pengganti batubara. Sampah akan diolah sebagai bahan bakar pengganti batubara yang akan dimanfaatkan untuk sejumlah pabrik di Kota Depok yang menggunakan batubara,” tuturnya.

Selain sampah dan minyak jelantah, Imam mengaku masih banyak lagi potensi yang bisa dikembangkan sebagai sember-sumber energi baru.

“Di Depok ada (Kali--red) Ciliwung dan situ-situ, sangat bisa dimanfatkan sebagai sumber-sumber yang bisa dimanfaatkan sebagai energi baru,” ujarnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved