Breaking News:

Greenhouse Aquaponik

Jumlah Petani Menurun, Stafsus Wapres Dr Lukmanul Hakim Ajak Anak Muda Bertani Greenhouse Aquaponik

Stafsus Wapres Lukmanul Hakim Ajak Anak Muda Bertani Greenhouse Aquaponik. Petani seperti itu tak harus kena lumpur

Editor: Wito Karyono
Istimewa
Staf Khusus Wakil Presiden Dr Lukmanul Hakim bersama Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia M Anwar Bashori meresmikan pilot project Model Bisnis pengembangan ekosistem halal di Pondok Pesantren Daryssyifa Al-Fitroh Yaspida Sukabumi. Salah satunya piloting program Greenhouse Aquaponik. 

WARTAKOTALIVE.COM, SUKABUMI -- Krisis regenerasi petani muda menjadi tantangan bagi keberlanjutan sektor pertanian Indonesia.

Untuk mengatasinya perlu inovasi dan kreativitas agar pertanian menarik bagi generasi muda.

Staf Khusus Wakil Presiden RI Dr Lukmanul Hakim menyebutkan, penerapan teknologi pertanian modern menjadi salah satu solusinya.

“Bertani tidak harus berlumpur, dengan teknologi para milenial dapat bertani tanpa harus berkotor-kotor,"kata Lukmanul Hakim.

Baca juga: Impor Garam Makin Menggila, Bu Susi Prihatin Nasib Petani, Memohon kepada Jokowi Kurangi Kuota Impor

Baca juga: Petani Timun Suri di Pamulang Sumringah, Selain Hasil Panen Bagus Penjualan Saat Ramadan Ini Melejit

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, jumlah petani menurun, dan petani muda hanya 6% (2,7 juta) dari total petani Nusantara yang berjumlah 33,4 juta.

Salah satu upaya menarik pemuda bertani adalah pengembangan Greenhouse Aquaponik untuk budidaya pertanian dan perikanan.

Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia, M. Anwar Bashori menjelaskan BI membuat sejumlah piloting pengembangan pertanian cerdas (smart farming) berbasis teknologi IoT (Internet of Think).

Ini untuk meningkatkan produksi dan menjaring generasi muda terjun ke sektor pertanian.

Baca juga: Mengharukan, Tsania Marwa Coba Temui Anak-anaknya Didalam Kamar Terkunci di Rumah Atalarik Syach

"Greenhouse yang kami kerjasamakan dengan pesantren sudah melakukan ekspor ke beberapa negara," ungkap Anwar Bashori saat Peresmian Piloting Program Pengembangan Ekosistem Halal Value Chain berbasis Pesantren di Pesantren Darusyifa Al Fitroh Yaspida Sukabumi, Rabu petang (28/4/2021).

Siang harinya peresmian program serupa di Pesantren Yatim Mabda Islam Sukabumi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved