Breaking News:

Mudik Lebaran

Jadi Titik Pertahanan Terakhir Cegah Mudik, Polda Metro Jaya Bakal Perketat Wilayah Kabupaten Bekasi

Jadi Titik Pertahanan Terakhir Cegah Mudik, Polda Metro Jaya Bakal Perketat Wilayah Kabupaten Bekasi

Warta Kota
Aparat Kepolisian Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Bekasi menghentikan pemudik di Jalur Pantura Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (29/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Jajaran Polda Metro Jaya melakukan pengecekan lokasi penyekatan di sejumlah titik di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (29/4/2021).

Pengecekan dihadiri oleh Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Marsudianto, Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Rusdy, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan dan Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Ojo Ruslani.

Kombes Marsudianto mengatakan kedatangannya dalam rangka melakukan pengecekan lokasi-lokasi yang digunakan untuk melakukan penyekatan.

Pihaknya melakukan pengecekan di wilayah Kabupaten Bekasi, yakni Jalan Tol Jakarta Cikampek wilayah Cikarang Barat dan Jalur Arteri Jalan Raya Pantura Kedungwaringun.

"Untuk seluruh Polda Metro Jaya itu ada 31 lokasi. 17 itu ada cek poin 14 kegiatan penyekatan salah satunya Kedungwaring ini," katanya, di posko pengamanan dan swab antigen gratis, Jalan Raya Pantura Kedungwaringun pada Kamis (29/4/2021).

Ia menuturkan, tercatat mulai dari 6-17 Mei 2021 akan dilakukan Operasi Ketupat dalam rangka peniadaan mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Sehingga skses keluar wilayah Kabupaten Bekasi akan dilakukan penyekatan.

"Di sini adalah titik pertahanan terakhir, jadi pasti akan kami kembalikan, kita akan perketat," imbuh dia.

Baca juga: Dirut PT Indotruck Utama Kembali Mangkir,Kriminalisasi Arwan Koty Dinilai Kuasa Hukum Semakin Kental

Baca juga: Beli Ekskavator Senilai Rp 1,265 Miliar dari PT Indotruck Utama, Arwan Koty Mengaku Dikriminalisasi

Baca juga: Berawal dari Surat Penghentian Penyelidikan, Arwan Koty Mengaku Dikiriminalisasi PT Indotruck Utama

Baca juga: Berulang Kali Mangkir, Kuasa Hukum Minta JPU Panggil Paksa Dirut PT Indotruck Utama, Bambang Prijono

Selain jalur arteri dan ruang jalan tol, penyekatan juga dilakukan di jalur alternatif lainnya.

Sehingga dipastikannya, tidak ada kendaraan yang dapat lolos melakukan mudik pada 6-17 Mei 2021.

"Bakal dilakukan penyekatan jalur-jalur tikus dan jalur-jalur alternatif kita lakukan penyekatan penindakan juga dengan cara diputar balik," ucapnya.

Baca juga: Kisruh Izin Lokasi, PT Agung Intiland Group Kembali Mangkir dari Panggilan DPRD Kabupaten Tangerang

Baca juga: PT Agung Intiland Diduga Bermasalah, Pemerintah Kabupaten Tangerang Diminta Tegas Cabut Izin Lokasi

Baca juga: Tidak Konsisten dan Melanggar Kesepakatan, Izin Lokasi PT BLP Agung Intiland Terancam Dicabut

Baca juga: Diduga Langgar Sejumlah Aturan, DPRD Kab Tangerang Kembali Panggil PT TUM dan PT BLP Agung Intiland

Sementara untuk kendaraan travel gelap, jika kedapatan melakukan perjalanan mudik akan dilakukan penindakan, bukan hanya diputar balik, pihaknya akan melakukan penahanan untuk diberikan hukuman berupa denda maupun kurungan.

"Kami juga akan mengawasi kendaraan-kendaraan terutama travel gelap, maupun travel resmi yang menyalahi trayek. Sesuai diatur dalam pasal 308 UUD Nomor 22 tahun 2019 yang mana itu nanti mendapatkan hukuman berupa kurungan ataupun denda," jelasnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved