Breaking News:

Pendidikan

UKI dan TESOL ASIA Jalin Kerja Sama Melalui 1st AEJ-UKI SLA Research International Conference

Jumlah pemakalah dan peserta konferensi internasional ini terdiri dari ratusan peneliti dan praktisi Pendidikan Bahasa Inggris dari 16 negara.

Dok. Humas UKI
Konferensi internasional dengan tema English SLA in the Asian Context and Culture post Covid-19, merupakan kerja sama antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (Fakultas Sastra dan Bahasa) Universitas Kristen Indonesia, The Asian EFL Journal, dan TESOL ASIA. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Konferensi internasional dengan tema English SLA in the Asian Context and Culture post Covid-19, merupakan kerja sama antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (Fakultas Sastra dan Bahasa) Universitas Kristen Indonesia (UKI), The Asian EFL Journal, dan TESOL ASIA.

”Kami percaya bahwa dengan secara aktif berpartisipasi dalam pertemuan ilmiah, akademisi dapat menambah pengetahuan, memperluas jaringan dan berkolaborasi dalam melakukan penelitian,” ungkap Rektor Universitas Kristen Indonesia, Dr. Dhaniswara K. Harjono.

Wakil Rektor bidang Sumber Daya Manusia dan Kerja Sama (WRSK) Dr. rer.pol. Ied Veda R. Sitepu, S.S., M.A menyatakan, dari konferensi internasional ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah publikasi ilmiah para akademisi dan praktisi pendidikan lainnya di jurnal internasional, khususnya pada bidang Pendidikan Bahasa Inggris.

“Konferensi internasional menjadi wadah bagi para peneliti, ilmuwan, guru, akademisi, praktisi profesional Bahasa Inggris dari berbagai mancanegara untuk berbagi pengalaman, pengetahuan terkini, serta solusi dari tantangan yang dihadapi dalam pendidikan dan penelitian Bahasa Inggris,” ujar Kepala LPPM UKI, Dr. Aartje Tehupeiory, S.H., M.H. yang juga merupakan ketua panitia pelaksanaan konferensi internasional ini bersama Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Hendrikus Male, S.Pd., M.Hum.

Ramon S. Medriano Jr., Ph.D. (Academic and Publication Manager, The Asian EFL Journal dan TESOL Asia) menjelaskan, pandemi Covid-19 membuat perubahan massif dalam bidang ekonomi, politik, transportasi, komunikasi, dan pendidikan di suatu negara.

Konferensi internasional dengan tema English SLA in the Asian Context and Culture post Covid-19, merupakan kerja sama antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (Fakultas Sastra dan Bahasa) Universitas Kristen Indonesia, The Asian EFL Journal, dan TESOL ASIA.
Konferensi internasional dengan tema English SLA in the Asian Context and Culture post Covid-19, merupakan kerja sama antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (Fakultas Sastra dan Bahasa) Universitas Kristen Indonesia, The Asian EFL Journal, dan TESOL ASIA. (Dok. Humas UKI)

Peneliti dan akademisi dapat melihat kondisi ini sebagai kesempatan untuk menghasilkan lebih banyak lagi penelitian.

“TESOL Asia dan The Asian EFL Journal bergerak cepat atas hal ini dengan menyelenggarakan kegiatan sesuai prosedur ‘new normal’, salah satunya ialah dengan konferensi internasional secara virtual,” ujarnya.

Dekan Fakultas Sastra dan Bahasa UKI, Susanne A.H. Sitohang, S.S., M.A menyampaikan bahwa pembelajaran Pendidikan Bahasa telah bergantung dengan teknologi. Fakultas Sastra dan Bahasa UKI berusaha menjawab tantangan tersebut dengan menyelenggarakan konferensi internasional virtual ini.

“Konferensi ini bertujuan menghasilkan kerja sama dan kolaborasi antara peneliti dari mancanegara yang berguna untuk masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, akademisi Universitas Kristen Indonesia, Dr. Lamhot Naibaho, M.Hum. menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme guru dalam kompetensi pedagogi melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

“Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran adalah melakukan penelitian mengenai kegiatan di kelas. Penelitian ini dapat membuat proses pembelajaran berjalan lebih efektif dan efisien, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pendidikan nasional dan internasional,” ujar Dr. Lamhot Naibaho, M.Hum.

Jumlah pemakalah dan peserta yang hadir dalam The 1st AEJ-UKI SLA Research International Conference, terdiri dari ratusan peneliti dan praktisi Pendidikan Bahasa Inggris dari universitas yang ada di 16 negara yaitu Indonesia, Inggris, Amerika Serikat, Australia, Filipina, Jepang, Mongolia, India, Malaysia, Taiwan, Thailand, Arab Saudi, Hong Kong, Yordania, Peru, Ekuador.

The 1st AEJ-UKI SLA Research International Conference yang dilaksanakan secara daring dari tanggal 23- 25 April 2021 ini menghadirkan narasumber terkemua dari berbagai universitas dunia diantaranya Prof. Dr. I. Wy. Dirgeyasa, M.Hum (Medan State University, Indonesia), Gabriela Meier (University of Exeter, United Kingdom), Dr. Judith Hanks (University of Leeds, United Kingdom), Dr. Lamhot Naibaho, M.Hum (Universitas Kristen Indonesia), Edward Jay M. Quinto, Ph.D (Mapua University, Manila Philippines), dan Ericson O. Alieto, Ph.D (Western Mindanao State University, Zamboanga City Philippines).

Tayangan lengkap The 1st AEJ-UKI SLA Research International Conference, dapat dilihat di Youtube LPPM UKI Jakarta. (*)

Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved