Kecelakaan Alutsista

Sambut Positif Patungan Rakyat Beli Kapal Selam, Azzam Izzulhaq Singgung Anggaran Ibu Kota Baru

Uang yang terkumpul akan digunakan untuk membeli kapal selam pengganti KRI Naggala 402 yang tergelam di perairan dekat Bali beberapa waktu lalu

Editor: Feryanto Hadi
dailymail.com
Ilustrasi: KAPAL selam nuklir USS Georgia 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- CEO dan Founder dari AMI Group dan AMI Foundation, Azzam Mujahid Izzulhaq memberikan apresiasi terhadap gagasan takmir masjid Joyokariyan, Yogyakarta yang mengumpulkan donasi untuk membeli kapal selam untuk Indonesia.

Uang yang terkumpul, nantinya akan digunakan untuk membeli kapal selam pengganti KRI Naggala yang tergelam di perairan dekat Bali beberapa waktu lalu.

Azzam juga menyoroti sikap pemerintah yang lebih mementingkan membangun ibukota baru ketimbang memperkuat Alutsista.

Seperti diketahui, KRI Nanggala-402 merupakan kapal selam pabrikan Jerman yang dibuat pada 1977 dan diterima Indonesia pada 1981. Artinya usianya telah di atas 40 tahun.

Baca juga: Politisi PDIP Dewi Tanjung Minta MUI Keluarkan Fatwa Haram Yahya Waloni Jadi Ustaz dan Pendakwah

Baca juga: Yahya Waloni Dipolisikan terkait Dugaan Penistaan Agama, Husin Shihab Minta polisi Segera Tangkap

"466 Triliun dana pemindahan ibukota negara jika digunakan untuk membeli kapal selam baru, Indonesia bisa mempunyai 80 unit," tulis Azzam di akun Twitternya, dilihat pada Rabu (28/4/2021).

"Jika 80 unit dianggap kebanyakan, potong saja sedikit anggaran tersebut untuk membeli 1 kapal selam baru. Harga 1 unit 'hanya' 5,8T, murah. Yang mahal, kemauannya," imbuhnya

Ajakan pengelola Masjid Jogokariyan Yogyakarta yang didukung ustaz Abdul Somad agar rakyat mengumpulkan donasi untuk membeli kapal selam pengganti KRI Naggala 402 mendapatkan sambutan positif, meskipun ada beberapa yang mencibirnya.

Penggalangan donasi awalnya diumumkan lewat unggahan di akun Instagram @Masjidjogikariyan.

Postingan ini semakin viral lantaran kembali diunggah oleh Ustad Abdul Somad, hingga Ustad Yusuf Mansur, demikian dikutip dari Kompas.tv.

Baca juga: BUMN Mestinya Nyadar Diri, Sudah Disuntik PMN, Setoran Dividen ke Negara Harusnya Naik

"RAKYAT BERSATU, JAGA KEDAULATAN LAUT KITA.

Open Donasi Patungan Rakyat Indonesia, untuk Pembelian Kapal Selam Pengganti Nanggala 402 Bersama Masjid Jogokariyan Jogja," buka caption di Instagram @ustadzabdulsomad_official.

Di antara tujuan Negara Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Lautan kita yang membentang luas melebihi daratannya, dari Samudera Indonesia di barat Aceh hingga perairan Papua merupakan bagian dari wilayah negeri kita yang harus dijaga dan dilindungi, beserta kekayaan tak ternilai yang ada di dalamnya.

Baca juga: Megawati Berzikir Tiga Hari Lamanya, Berdoa agar KRI Nanggala 402 Segera Ditemukan

"Setelah KRI Nanggala 402 beserta seluruh awaknya yang gugur syahid menjalani 'Eternal Patrol', mari kita seluruh rakyat Indonesia, bahu-membahu mengulurkan tangan dan sumbangsih membangun kekuatan armada laut kita agar kembali berjaya. Kami dari Masjid Jogokariyan, mengajak seluruh putra-putri Indonesia yang berjiwa patriot dan cinta negeri ini, beramal bersama dalam Open Donasi Patungan Penggalangan Dana Pembelian Kapal Selam Pengganti Nanggala 402.

No Rekening Khusus Pengadaan Kapal Selam
*BSM/BSI no.rek 7202002298 atas nama Masjid Jogokariyan*
Konfirmasi via WhatsApp ke: 081311351136,"

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved