Berita Bekasi

Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, BPBD Kabupaten Bekasi Gelar Pelatihan Vertical Rescue

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi menggelar pelatihan simulasi bencana di Kota Modern Meikarta, Cikarang, Rabu (28/4/2021).

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Muhammad Azzam
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi menggelar pelatihan simulasi bencana di Kota Modern Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (28/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi menggelar pelatihan simulasi bencana di Kota Modern Meikarta, Cikarang, Rabu (28/4/2021).

Kegiatan pelatihan simulasi bencana itu dalam rangka menghadapi kesiapan jika terjadi bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln mengatakan, kegiatan pelatihan simulasi bencana ini dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN).

Rangkaian simulasi dilakukan tiga hari dimulai dari Sabtu-Rabu (24-28/4/2021).

"Kami lakukan simulasi kesiapsiagaan hadapi bencana Kabupaten Bekasi dengan mengambil tema gempa bumi," kata Henri Lincoln, Rabu (28/4/2021).

"Simulasi ini juga dilakukan Pemerintah Daerah Tingkat Kabupaten Bekasi, dimana setiap kota atau kabupaten juga mengelar simulasi demi kesiapsiagaan kita pada tahun ini," ujarnya.

Baca juga: Minimalisir Kerugian Akibat Bencana, 18 Kampung Siaga Bencana Dibangun di Jakarta Utara

Baca juga: Terima Donasi 1 Juta Antis, Mensos: Tak Lelah Ajak Dunia Usaha Peduli Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi menggelar pelatihan simulasi bencana di Kota Modern Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (28/4/2021).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi menggelar pelatihan simulasi bencana di Kota Modern Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (28/4/2021). (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Tema pelatihan simulasi gempa, diskenariokan bangunan roboh, lalu mulai melakukan simulasi evakuasi terhadap korban di dalam gedung tinggi.

"Kami mengharapkan masyarakat Kabupaten Bekasi lebih waspada, dan dengan seringnya mengikuti simulasi diharapkan warga lebih siaga," katanya.

Alasan utama Meikarta menjadi salah satu lokasi pelatihan simulasi bencaba yakni akses mobilitas lebih mudah karena ada gedung vertikal dan area komersial.

Selain itu, ada kerjasama baik untuk melakukan latihan simulasi oleh manajemen Meikarta.

"Jadi memang lokasi yang sesuai, apalagi kondisi sekarang dimana bangunan bertingkat. Sehingga dilakukan simulasi dalam mengevakuasi warga apartemen ketika terjadi bencana," ujar Henri.

Baca juga: Bantuan Psikologis Kerap Terlupakan, Satkaara Cetuskan Program Edukasi Trauma Healing Pasca Bencana

Baca juga: Arief R Wismansyah Ingin BPBD Lakukan Simulasi Antisipasi Bencana secara Rutin

Henri mengatakan, latihan ini juga salah satu bentuk contoh pelatihan dan sosialisasi agar dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana.

Dari hasil simulasi ini akan didokumentasikan serta dibuat standar dalam operasi penyelamatan jika terjadi bencana.

"Kami mengimbau operator apartemen agar bisa sesuaikan dengan apa yang dilakukan dalam simulasi ini, dan lakukan juga persiapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) untuk masyarakat," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved