Breaking News:

Berita Jakarta

Banjir Sedengkul Orang Dewasa Rendam Permukiman Cipinang Melayu Saat Waktu Berbuka Puasa

Hujan deras sesaat membuat permukiman warga Cipinang Melayu terendam banjir sedengkul orang dewasa bersamaan waktu berbuka puasa.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Hujan deras yang melanda Jakarta, Rabu (28/4/2021) membuat permukiman warga Cipinang Melayu dilanda banjir sedengkul orang dewasa bersamaan dengan waktu berbuka puasa. 

RTAKOTALIVE.COM, MAKASAR - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Rabu (28/4/2021) siang mengakibatkan permukiman warga di RT 02, 04 RW 04, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur terendam banjir. 

Seorang warga, Aldi mengatakan banjir terjadi akibat meluapnya Kali Sunter yang lokasinya di belakang permukiman.

Perlahan air mulai masuk pemukiman warga menjelang waktu berbuka puasa. 

Baca juga: Harga Naik Akibat Gagal Panen karena Banjir, Salah Satu Hidangan Buka Puasa Ini Masih Dicari Orang

"Air masuk dari tadi setelah buka puasa pas waktu Magrib. Jadinya kita buka puasa ditemenin banjir, sedih juga," kata Aldi, Rabu (28/4/2021).

Ketinggian air yang merendam permukiman warga bervariasi. Paling parah berada di wilayah RT 04 RW 04 Cipinang Melayu dimana ketinggian air bisa mencapai satu meter. 

“Kalau di RT 04 bisa sampai 1 meter, di sana itu posisinya dekat dengan kali. Kalau RT 02 cuman sedengkul orang dewasa sekitar 80 sentimeter,” ungkapnya.

Baca juga: Tanggul Jebol, Banjir Sebetis Orang Dewasa Melanda Saat Warga Jalan Mujair Depok Jaya Berbuka Puasa

Sebagian warga mulai mengungsi ke masjid usai rumahnya terendam banjir. Mereka terpaksa ikut mengungsi karena tidak memiliki lantai dua di rumahnya ssbagai tempat bertahan saat banjir. 

"Sekarang kita mau nggak mau ada yang ngungsi ke masjid itu yang rumahnya udah kemasukan air," tuturnya.

Menurut Aldi, banjir kali ini merupakan untuk yang kelima kalinya terjadi pada sepanjang tahun 2021. Pasalnya Cipinang Melayu selama ini memang dikenal sebagai kawasan langganan banjir. 

Baca juga: BMKG: Empat Wilayah Ini Harus Waspada Terhadap Risiko Banjir Bandang Akibat Hujan Lebat

"Malam ini jadi pengalaman pertama banjir di bulan Ramadan," sambung Aldi.

Aldi pun berharap agar banjir dapat segera surut. Apalagi sebanyak tujuh mobil pompa dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyedotan.

"Semoga cepet surut, biar bisa sahur. Jadi enggak terganggu sama air yang masuk ke dalam rumah," tuturnya. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved