Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Anies Baswedan Anggap Potensi Klaster Covid-19 Perkantoran Akibat Lepas Masker saat Bekerja

Anies Baswedan menduga, masifnya penyebaran virus corona itu disebabkan karena karyawan banyak melepas masker saat bekerja di kantor.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Intan Ungaling Dian
Instagram @aniesbaswedan
Anies Baswedan menilai, kasus virus corona di perkantoran kembali tinggi karena banyak karyawan melepas masker di kantor dan tidak mengikuti protokol kesehatan. 

WARTAKOTALIVECOM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi lonjakan kasus Covid-19 di perkantoran di DKI Jakarta.

Anies Baswedan menduga, masifnya penyebaran virus corona itu disebabkan karena karyawan banyak melepas masker saat bekerja di kantor.

“Saya ajak seluruh masyarakat, utamanya memakai masker. Itu paling penting dan di kantor pun pakai masker," kata Anies Baswedan di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (28/4/2021).

"Kita jangan sampai di tempat umum pakai masker, tapi sampai kantor lepas masker, padahal lepas masker itu lah potensi utamanya,” katanya lagi.

Menurut dia,  tidak ada alasan lagi bagi karyawan dan masyarakat melepas masker saat di tempat kerja atau di luar rumah.

Alasannya, kebanyakan masyarakat menjalani ibadah puasa, sehingga tidak perlu melepas masker untuk keperluan makan dan minum.

Baca juga: Kepala Satpol PP DKI Minta Tim Satgas Terus Tingkatkan Kinerja Terkait Kasus di Klaster Perkantoran

Baca juga: Wali Kota Jakarta Pusat Sebut Ruang Kantor Sempit, Picu Kluster Covid-19 di Perkantoran Naik

“Tidak ada kebutuhan makan siang dan minum bagi yang muslim, sehingga penggunaan masker terus menerus jauh lebih mudah dibanding hari-hari biasa. Anjuran saya gunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan,” ujarnya.

Dia juga berulang-ulang mengimbau warga untuk tetap berbuka puasa di rumah.

Warga diminta menghindari berbuka bersama (bukber) dengan rekan kerja, karena berpotensi terhadap penularan Covid-19 melalui droplet.

“Di DKI Jakarta ada surat edaran dari Sekda yang melarang buka bersama, dan sebelum puasa saya sudah katakan kepada seluruh masyarakat mari kita bukber di rumah."

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved