Breaking News:

Berita Nasional

Sebut KPK dalam Titik Kritis, Mardani: Kemunduran Modal Sosial KPK terjadi di Era Pak Jokowi

Mardani menyebut, berbagai pelanggaran internal yang terjadi di tubuh KPK membuat lembaga itu berada dalam titik kritis.

Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Anggota DPR RI dari Ftamsi PKS Mardani Ali Sera 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyoroti sejumlah masalah yang terjadi di internal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terbaru adalah dugaan suap yang melibatkan seorang penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju yang diduga menerima uang suap dari Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial.

Mardani menyebut, berbagai pelanggaran internal yang terjadi di tubuh KPK membuat lembaga itu berada dalam titik kritis.

"Bismillah, berbagai bentuk pelanggaran yang terjadi di internal KPK secara tidak langsung memosisikan lembaga tersebut dalam titik krisis. Peringatan untuk pimpinan KPK saat ini agar tidak melakukan diskriminasi dalam memproses berbagai kasus yang muncul di internal KPK," tulis Mardani melalui penjelasannya di akun Twitter pribadinya, dikutip Warta Kota pada Selasa (27/4/2021).

Baca juga: Penyidik Disuap Wali Kota Tanjungbalai, KPK Segera Periksa Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

Baca juga: Selain Rp 1,3 M dari Wali Kota Tanjungbalai, Penyidik KPK Juga Dapat Rp 438 Juta dari Pihak Lain

Mardani menyebutkan, publik tidak ingin nilai-nilai yang selama ini dipegang KPK hancur begitu saja.

Maka dari itu, ia meminta pengawasan internal di KPK harus diperkuat.

"Tidak bisa ditawar ,sistem pengawasan di internal harus segera diperbaiki. Ini penting agar kepercayaan publik yang kerap jd kekuatan KPK tidak tergerus. KPK juga mesti menggali lebih jauh pihak lain yang memberikan uang kepada Penyidik tersebut. Karena bukan tidak mungkin kejadian ini baru pertama kali," imbuhnya.

Mardani juga menyoroti penangkapan sejumlah menteri nhyatanya belum bisa mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga antirasuah tersebut.

Baca juga: Diluncurkan Pekan Ini, Berikut Spesifikasi dan Harga Si Kembar Daihatsu Rocky dan Toyota Raize

Baca juga: Tak Dapat Hidup Layak hingga Dikucilkan Tetangga Alasan 5 KKB di Kepulauan Yapen Serahkan Diri

"Penangkapan beberapa menteri yang KPK lakukan pun belum sepenuhnya mengembalikan kepercayaan publik karena hal tersebut diiringi skandal yang juga tidak kalah mengecewakan."

"Seperti bocornya operasi penyitaan, pencurian barang bukti, penghentian penyidikan tersangka BLBI sampai masih buronnya seseorang yang terlibat dalam kasus mega suap anggota KPU," imbuhnya.

Halaman
123
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved