Breaking News:

Piala Menpora

Piala Menpora Picu Kerumunan di Jakarta dan Bandung, IPW Minta Kapolri, Menpora, dan PSSI Minta Maaf

IPW minta Kapolri, Menpora, dan Ketum PSSI harus minta maaf kepada masyarakat atas kerusuhan suporter bola di Bandung dan aksi kerumunan di Jakarta.

Youtube Wartakotalive.com
Kemenangan Persija Jakarta di Piala Menpora 2021, membuat pendukungnya the Jakmania merayakan kemenangan di sekitar Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (25/4) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI -- Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, Kapolri, Menpora, dan Ketum PSSI harus minta maaf kepada masyarakat atas kerusuhan suporter bola di Bandung dan aksi kerumunan massa suporter di Bundaran HI Jakarta, yang terjadi akibat dipicu gelaran Turnamen Piala Menpora 2021.

"IPW menilai kedua aksi itu terjadi akibat kecerobohan Kapolri, Menpora, dan Ketum PSSI, setelah ketiganya nekat menggulirkan Piala Menpora di tengah pandemi Covid 19," kata Neta kepada Warta Kota, Selasa (27/4/2021). 

Sebagai tanggungjawab moral, tambah Neta, maka Kapolri, Menpora, dan Ketum PSSI harus segera mengganti semua kerusakan dan kerugian masyarakat yang disebabkan amuk suporter, terutama di Bandung. 

Video: Ratusan Warga Gusuran Tol Lakukan Aksi Demo dan Blokir Jalan Tol

"IPW mengecam keras pernyataan Menpora yang meminta Polri segera menangkap para suporter yang memprakarsai aksi kerumunan itu. Pernyataan Menpora ini salah kaprah. Seharusnya dengan adanya kedua peristiwa di Bandung dan Jakarta itu, Menpora lah yang segera mundur dari jabatannya," papar Neta.

Sebab katanya kompetisi yang membawa label kementeriannya itu tidak bisa dipertanggungjawabkan terkait keamanan dan ketertiban nya. "Sehingga terjadi amuk dan kerumunan pasca Final Piala Menpora," ujar Neta.

Artinya, menurut Neta, semua yang terjadi ini menjadi tanggungjawab Kapolri, Menpora, dan Ketum PSSI. 

Baca juga: Persija Juara Piala Menpora 2021 Jadi Hadiah Terindah bagi Pelatih Sudirman yang Ulang Tahun ke-53

Baca juga: VIDEO Suporter Bakar Kantor Persib Usai Tim Kesayangannya Kalah di laga Final Piala Menpora 2021

"Akibat kecerobohan ketiganya jangan kemudian tanggungjawab dilemparkan ke suporter. Lalu para dengan semena mena, para suporter ditangkap dan diproses hukum oleh aparat kepolisian," kata Neta.

Di sisi lain kata Neta, peristiwa amuk suporter di Bandung dan kerumunan suporter di Bundaran HI, membuka mata publik betapa lemahnya intelijen dan aparatur ciber Polri. 

"Akibat lemahnya intelijen dan polisi ciber, semuanya terbiarkan tanpa diantisipasi dan dideteksi dini. Polisi baru sibuk dan kebingungan setelah massa berkumpul dan mengamuk. Bayangkan, jika aksi pengepungan massa itu terjadi di depan Istana Kepresidenan, apa jadinya?," tanya Neta

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved