Breaking News:

Berita Bogor

Pemkot Bogor Perketat Mobilitas Warga di Kota Bogor Jelang Idul Fitri, Melanggar Pemudik Kena Sanksi

Pemkot Bogor perketat mobilitas Warga di Kota Bogor jelang Idul Fitri, melanggar pemudik kena sanksi.

Dok. Pemkot Bogor
Pemkot Bogor perketat mobilitas Warga di Kota Bogor jelang Idul Fitri, melanggar pemudik kena sanksi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Pemkot Bogor perketat mobilitas warga di Kota Bogor jelang Idul Fitri, melanggar pemudik kena sanksi.

Mobilitas warga di Kota Bogor diprediksi meningkat menjelang Idul Fitri. Demi menekan penyebaran kasus Covid-19, Satgas Covid-19 Kota Bogor membentuk Satgas Kewaspadaan Pemudik dan Pendatang.

Ada sekitar 15 ribu petugas gabungan yang akan memperketat pengawasan mobilitas warga hingga penyekatan pemudik.

Tercatat, hingga Senin (26/4/2021), jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Bogor mencapai 15.113 orang.

Di antaranya masih sakit 555 orang, selesai isolasi/sembuh 14.313 orang dan meninggal 245 orang.

Wali Kota Bogor, Bima Arya, menyebut, dalam sepekan terakhir angka kasus Covid-19 di Kota Bogor mengalami kenaikan.

Untuk itu, ia menyampaikan perlu ada penanganan yang serius agar tidak terjadi lonjakan.

“Ini tidak boleh main-main, harus disikapi dengan sangat serius. Jangan sampai terjadi ledakan gelombang kedua,” kata Bima Arya usai rapat bersama Forkopimda di Posko Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Senin (26/4/2021).

Baca juga: Pemkot Bogor Undang 12 Pemilik Lahan untuk Pelebaran Jalan Pajajaran, Ini Penjelasan Dedie A Rachim

Klaster keluarga dan klaster luar kota kata Bima Arya, mendominasi kenaikan kasus Covid-19 di Kota Bogor.

Selain itu, tingkat keterpaparan remaja dan lanjut usia (lansia) ikut naik. Untuk itu, unsur Pimpinan Forkopimda Kota Bogor, menyepakati pengawasan mobilitas warga akan lebih diperketat.

Halaman
123
Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved