Breaking News:

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Masih Temukan Kekurangan Selama Uji Coba Flyover Cakung

Pihaknya menemukan sejumlah kekurangan pada Flyover Cakung yang diujicobakan pukul 07.00-22.00 WIB itu.

Warta Kota
Flyover Cakung, Jakarta Timur 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Masa uji coba tahap I Flyover Cakung, Jakarta Timur yang dilaksanakan pada 19-21 April 2021 sudah berakhir. Hasilnya masih terdapat sejumlah kekurangan dari flyover tersebut. 

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan pihaknya menemukan sejumlah kekurangan pada Flyover Cakung yang diujicobakan pukul 07.00-22.00 WIB itu.

"Perlu dilakukan perbaikan geometrik pada posisi jalan off ramp flyover agar smooth pada pertemuan dengan jalan arteri samping tol Lingkar Luar Timur," kata Hari, Selasa (27/4/2021).

Hari menambahkan selain itu, pihaknya juga perlu melakukan perbaikan chevron pada off dan on ramp fly over di Jalan I Gusti Ngurah Rai. 

Sementara penambahan perlu dilakukan untuk rambu penunjuk arah agar mendukung Sistem Satu Arah (SSA) pada jalan samping tol Lingkar Luar Timur. 

Penambahan rambu penunjuk arah juga menyasar on ramp (segmen penghubung antara ruas jalan) flyover baik di Jalan I Gusti Ngurah Rai maupun di jalan samping KBT (Kanal Banjir Timur).

Baca juga: Detik-detik Tenggelamnya KRI Nanggala-402, Letkol Irfan Suri Sampaikan Ucapan Terakhir ke Sang Istri

Baca juga: Hasil Uji Coba Tahap I Jembatan Layang Cakung, Pemprov DKI Temukan Kekurangan

"Lalu perpanjangan nose dengan pemasangan MCB (movable concrete barrier) pada exit tol Pulo Gebang untuk mencegah lawan arus usai keluar tol Pulo Gebang," ujarnya.

Selama tahap perbaikan kekurangan flyover yang menghubungkan Kecamatan Duren Sawit dan Cakung, Jakarta Timur itu, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak boleh melintas. "Setelah perbaikan selesai kita buka untuk uji coba tahap II Flyover Cakung," ucapnya.

Disebutkan, pengoperasian Flyover Cakung tersebut untuk memenuhi tiga fungsi. Flyover Cakung itu dibangun sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang perkeretapian untuk meniadakan perlintasan sebidang supaya tidak terjadi perlintasan kereta api. 

Baca juga: Pemkot Jakarta Pusat Rangkul 60 Pelaku UKM di Ajang Ramadan Fest di Grand Indonesia

Baca juga: Hindari Sambutan dari The Jakmania, Pasukan Macan Kemayoran Kembali ke Jakarta Menggunakan Bus

“Kemudian juga membantu menidakan perlintasan sebidang,” ungkap HarI. Sementara fungsi kedua yakni untuk mengatasi masalah kemacetan yang memang sudah sering terjadi di sekitar Stasiun Cakung. 

“Karena memang dulunya nih di stasiun kereta api tuh sangat macet dan untuk membantu sirkulasi,” sambung Hari. 

Selain itu juga keberadaan Flyover Cakung juga diharapkan bisa membantu Flyover Pondok Kopi yang sudah ada lebih dulu. Sehingga beban dari kendaraan yang melintas jadi terbagi. 

“Membantu flyover yang ada di Wali Kota Jakarta Timur. Jadi ada tiga fungsi itulah makanya kita bangun,” ungkapnya.

 
 

 
 

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved